Breaking News:

Berita Banyumas

Sidang Gugatan Dugaan RSDK Purwokerto Mengcovidkan Pasien, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Sidang gugatan terhadap Rumah Sakit Dadi Keluarga (RSDK) Purwokerto atas dugaan mengcovidkan pasien berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto,

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Sidang gugatan terhadap Rumah Sakit Dadi Keluarga (RSDK) Purwokerto atas dugaan mengcovidkan pasien yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, pada Rabu (20/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sidang gugatan terhadap Rumah Sakit Dadi Keluarga (RSDK) Purwokerto atas dugaan mengcovidkan pasien berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, pada Rabu (20/1/2021).

Sayangnya sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Vilia Sari ditunda lantaran salah satu tergugat yakni Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) tidak hadir dalam persidangan.

Ada tiga tergugat yaitu dari, RSDK, KARS, dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banyumas.

Sidang ditunda hingga Rabu (10/2/2021) sampai KARS yang dari Jakarta hadir.

Gugatan itu berawal lantaran keluarga pasien bernama Hanta Novianto (52) warga Kelurahan Teluk, Purwokerto Selatan diduga meninggal dicovidkan.

Penggugat yang merupakan istri Hanta, Ayong (58) kemudian menggugat RSDK dan dua pihak lainnya melalui kuasa hukumnya, Dwi Amilono SH .

"RS Dadi Keluarga disinyalir melakukan perbuatan melawan hukum karena merugikan klien kami karena suaminya meninggal di rumah sakit tersebut," katanya Ayong kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (20/1/2021). 

Ayong mengatakan suaminya masuk ke RSDK pada 26 April 2020 lalu.

Pasien meninggal pada 28 April dan dinyatakan positif Covid-19.

Setelah keluarga meninggal dan dimakamkan secara protokol Covid, keluarga mencari keterangan.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved