Breaking News:

Pilkada Kendal 2020

KPU Kendal Tetapkan Dico-Basuki Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

KPU Kendal menetapkan pasangan Dico M Ganinduto bersama Windu Suko Basuki menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kendal terpilih

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Dico M Ganinduto dan Windu Suko Basuki didampingi istri masing-masing mengikuti rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Kamis (21/1/2021) di aula KPU. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - KPU Kendal menetapkan pasangan Dico M Ganinduto bersama Windu Suko Basuki menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kendal terpilih pada, Kamis (21/1/2021) dalam rapat pleno terbuka di aula KPU.

Pada prosesi penetapan itu, Dico dan Basuki hadir langsung ditemani istri masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, penetapan pasangan terpilih tertuang dalam surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kendal Nomor 9/PL.02.7-Kpt/3324/KPU-Kab/1/2021 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal Tahun 2020.

Menurutnya, prosesi penetapan bupati dan wakil bupati sudah sesuai dengan dasar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.

Kemudian, lanjut Hevy, dasar lain adalah surat panitra Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor:165/PAN.MK/01/2021 Tentang Keterangan Perkara PHP-Gub/Kab/Kot Tahun 2021 yang Diregistrasi di Mahkamah Konstitusi pada 20 Januari 2021.

"Surat panitra Mahkamah Konstitusi Nomor 165 perihal Keterangan PHP yang sudah teregister menyatakan bahwa di Kendal tidak ada gugatan PHP ke MK.

Maksimal 5 hari dari itu dilakukan penetapan calon terpilih," terangnya usai rapat pleno.

Terkait kapan waktu pelantikannya, Hevy menegaskan, pelantikan bupati dan wakil bupati merupakan kewenangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Sedangkan waktunya diusulkan oleh DPRD Kendal kepada Mendagri melalui Gubernur. 

"Kapan waktu pelantikannya itu wewenang Mendagri, pengusulanya dari DPRD Kendal melalui Gubernur.

Kalau untuk jabatan Bupati dan Wakil Bupati saat ini, berakhir pada 16 Februari 2021," jelasnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved