Breaking News:

Berita Pemalang

Tak Bisa Melaut, Nelayan Sugihwaras Pemalang Jadi Kuli Bangunan

Nelayan Sugihwaras Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang tak melaut lebih dari dua bulan

TribunJateng.com/Budi Susanto
Sejumlah kapal bersandar di pesisi wilayah Sugihwaras Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, akibat cuaca buruk kapal-kapal itu tak digunakan melaut para nelayan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Nelayan Sugihwaras Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang tak melaut lebih dari dua bulan. 

Hal itu lantaran gelombang tinggi dan cuaca buruk yang melanda perairan pantau utara jawa sejak November tahun lalu. 

Kondisi tersebut diperparah dengan imbas pandemi Covid-19 yang membuat para nelayan harus bertahan di situasi sulit. 

Bahkan untuk bertahan, beberapa nelayan terpaksa gantung jaring dan beralih menjadi kuli bangunan

Hal itu dilakukan untuk mencukupi kebutuhan keluarga, karena penghasilan mencari ikan mandek total. 

Dipaparkan Sugiarto satu di antara nelayan asal Sugihwaras, dari akhir tahun 2020 hingga Januari tahun ini tidak ada penghasilan dari melaut. 

"Benar-benar paceklik untuk kami nelayan di Sugihwaras, karena kami tidak melaut," paparnya, Kamis (21/1/2021).

Dilanjutkannya, beberapa rekannya sampai menjadi kuli bangunan agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga. 

"Ada yang jadi kuli bangunan, atau kuli bongkar muat. Mau bagaimana lagi karena sudah tidak ada yang bisa dilakukan," katanya.  

Terpisah, Febri Jatmiko, Lurah Sugihwaras, juga menuturkan hal serupa terkait kondisi nelayan di Sugihwaras. 

Ia menerangkan, dari November tahun lalu nelayan tidak mencari ikan karena cuaca buruk. 

"Beberapa bulan terkahir menjadi puncak paceklik bagi nelayan, karena nelayan tak bisa melaut," tambahnya. 

Adapun data yang dihimpun Tribunjateng.com, wilayah Sugihwaras mencatatkan diri sebagai daerah yang memiliki Kelompok Usaha Bersama (KUB) perikanan tangkap terbanyak di Pemalang.

Dari 100 KUB yang ada, 29 KUB ada di Sugihwaras. Tak hanya itu, pesisir Sugihwaras juga menjadi tempat mendaratnya kapal ukuran 5 Gross Tonnage (GT) terbanyak ke dua di Pemalang dengan jumlah 496 kapal pertahun. (bud) 

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved