Breaking News:

Berita Kebumen

Antisipasi Krisis Pangan karena Pandemi, Pemdes Tanggulangin Kebumen Tanam Singkong

Hampir setahun pandemi Covid 19 melanda, namun penyebaran virus itu masih mengganas hingga kini.

Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Lahan singkong yang disiapkan Pemdes Tanggulangin untuk menghadapi kontijensi Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS. COM, KEBUMEN - Hampir setahun pandemi Covid 19 melanda, namun penyebaran virus itu masih mengganas hingga sekarang di Indonesia. Bukannya mereda, kasus positif Covid 19 justru terus meningkat, termasuk angka korban meninggal karenanya. 

Sayangnya, sebagian masyarakat justru semakin abai terhadap protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid 19. 

Lain halnya, warga Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong Kebumen sampai saat ini masih tertib menerapkan protokol kesehatan. 

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama bersama pejabat utama Polres Kebumen mengunjungi desa Tanggulangin dan mengecek langsung pelaksanaan protokol kesehatan di desa tersebut. 

Benar saja, masyarakat tertib menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di depan rumah. Sehingga saat masuk rumah, tangan sudah steril.  Warga juga masih terbiasa mengenakan masker dan menjaga jarak, tentunya dengan pengawasan dari TNI, POLRI serta Pemerintah Desa.

"Kami berharap seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona covid-19," jelas AKBP Piter, Kamis (21/1/2021) 

Desa Tanggulangin termasuk desa Tangguh Siaga COVID-19. Menariknya, bukan hanya disiplin terhadap protokol kesehatan, Pemerintah Desa bahkan menyiapkan ladang singkong sebagai ketahanan pangan di tengah pandemi COVID-19. 

Program ini jarang dilakukan masyarakat desa lain. Benar saja, Covid 19 bukan hanya mengancam kesehatan, namun juga melumpuhkan ekonomi hingga ketahanan pangan terancam. 

Padahal pangan jadi kebutuhan dasar manusia untuk bertahan hidup. Ancaman krisis pangan pun mengintai. 

Masyarakat Desa Tanggulangin rupanya berpikir selangkah lebih maju. Mereka sepertinya telah mengantisipasi jika pandemi memicu krisis pangan di desa mereka. Karenanya, Pemdes tak segan menyiapkan lahan untuk ditanami singkong

Singkong relatif mudah ditanam di lahan kritis sekalipun, serta bisa diolah sebagai pengganti nasi. 

"Hasil panen bisa digunakan untuk menopang kebutuhan masyarakat jika terjadi situasi  kekurangan pangan karena pandemi, "katanya

Di sisi lain, relawan bersama Pemdes masih rutin mengingatkan warganya agar tetap patuh protokol kesehatan. 

Bahkan, 17 posko relawan untuk menertibkan protokol kesehatan disiagakan oleh warga dan pemerintah desa sejak awal Pandemi.  Kapolres berharap, Desa Tanggulangin bisa dijadikan contoh desa lainnya dalam menerapkan protokol kesehatan serta kesiapsiagaan menghadapi kontijensi COVID-19. 

Di sela kunjungannya, Kapolres memberikan bantuan sembako kepada warga masyarakat Desa Tanggulangin terdampak pandemi virus corona. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved