Berita Kecelakaan

Habis-habisan Dibully di Medsos, 2 ABG Penjarah Muatan Truk Kecelakaan di Tawangmangu Minta Maaf

Nasib dua gadis ABG yang melakukan penjarahan saat kecelakaan truk muatan minuman berakhir damai.

Editor: galih permadi
TribunSolo.com/Istimewa
Tangkapan dua gadis ABG yang meminta maaf seusai menjarah minuman kemasan yang berceceran di lokasi kecelakaan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/1/2021). 

2 Pemudi Penjarah Muatan Truk Kecelakaan di Tawangmangu Minta Maaf Seusai Dibully di Medsos

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Nasib dua gadis ABG yang melakukan penjarahan saat kecelakaan truk muatan minuman akhirnya minta maaf.

ABG yang berstatus pelajar itu diketahui salah satunya berisial A (16) dan merupakan warga Desa Blumbangan, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Bahkan sebelum ada klarifikasi, keduanya sempat di-bully habis-habisan di medsos.

Fakta Baru Adib Kadisdik Temukan 46 Siswi SMKN Non Muslim Dipaksa Pakai Jilbab

Zikri Waka Kesiswaan SMKN Ngotot Semua Siswi Wajib Pakai Jilbab Termasuk Non Muslim, Videonya Viral

Ini Alasan Baskoro Sopir Truk Kecelakaan di Tawangmangu Pakai Google Maps, Muatan Lalu Dijarah

Fakta Baru Kecelakaan Truk Isotonik Oleng di Tawangmangu, Sopir Ikuti Google Maps, Muatan Dijarah

Di antaranya foto keduanya terpampang dengan dibuat meme membawa minuman yang sempat dijarahnya melalui berbagai pose.

Meme itu pun sempat viral sebelum akhirnya membuat video klarifikasi permintaan maaf.

Komandan Markas SAR Karanganyar, Arif Sukro Yunianto menuturkan A bersama seorang rekannya dijemput oleh para relawan sesaat setelah video beredar.

"Pelaku sudah diindentifikasi lewat video yang beredar, setelah itu dicari alamatnya dan di kroscek benar," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (22/1/2021).

"Setelah itu dibawa teman-teman relawan, klarifikasinya di situ (posko)," imbuhnya.

Arif menyebut pihaknya tak menutup kemungkinan untuk menambah pelaku lain.

Mengingat dalam video yang beredar tak hanya 1-2 warga yang melakukan penjarahan minuman tersebut.

"Ada banyak yang menjarah, tapi yang mengakui 2 remaja," aku dia.

Sebanyak 2 kardus minuman jarahan tersebut, lanjut Arif dikembalikan pada pihak berwajib

"Sesuai yang diklarifikasi, semua barangnya belum dijual dan akan dikembakikan dengan permohonan maaf di atas materai," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved