Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Harga Daging Sapi di Kabupaten Tegal Stabil Rp 120 Ribu per Kilogram

Adapun harga jual daging sapi di Kabupaten Tegal umumnya Rp 120 ribu per kilogram

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Foto penjual daging yang ada di Pasar Trayeman, Slawi, Kabupaten Tegal. Harga daging sapi di Kabupaten Tegal terpantau stabil di angka Rp 120 ribu per kilogram. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Naiknya harga daging sapi di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek), Bandung, dan sekitarnya tidak mempengaruhi harga jual di Kabupaten Tegal.

Hal ini diakui oleh salah satu pedagang daging sapi di Pasar Trayeman Slawi, Narto. 

Ia menuturkan di tempatnya harga daging sapi masih stabil, tidak ada kenaikan atau pun penurunan harga.

Adapun harga jual daging sapi di Kabupaten Tegal umumnya Rp 120 ribu per kilogram.

"Kalau di saya harga stabil Rp 120 ribu per kilogram. Tapi kalau daerah lain menurut informasi yang saya dapat seperti di Jatibarang Brebes memang naik harganya Rp 130 ribu per kilogram.

Jadi ya tidak ada pengaruhnya dengan penjualan disini, karena kalau di Kabupaten Tegal biasanya ambil daging sapi dari wilayah Jawa Timur," jelas Narto, pada Tribunjateng.com, Jumat (22/1/2021).

Menjual daging sapi lokal, Narto mengaku penjualan setiap harinya bergantung pesanan.

Jika penjualan biasa semisal masyarakat umum dan pedagang nasi padang, ia bisa menjual sampai 80 kilogram per hari. 

Pelanggannya tidak hanya dari warga Kabupaten Tegal saja, tapi juga dari daerah tetangga seperti Brebes dan sekitarnya. 

"Membahas penjualan, kalau sedang banyak pesanan ya bisa menjual lebih dari 80 kilogram daging sapi. Kalau rata-rata harian penjualan biasanya 80 kilogram," ujarnya.

Penjual daging sapi lainnya yang ada di Pasar Suradadi, Ruminah mengatakan, di tempatnya harga daging sapi juga stabil di angka Rp 120 ribu per kilogram.

Sempat mengalami kenaikan harga pada saat momen libur Nataru, namun tidak terlalu signifikan yaitu Rp 125 ribu - Rp 130 ribu per kilogram.

Ia menuturkan biasanya kenaikan harga terjadi jika ada momen tertentu seperti idul fitri, natal, dan lainnya.

Tapi harga dari agen juga berpengaruh, namun kalau sampai saat ini memang stabil di harga Rp 120 ribu per kilogram sejak awal tahun.

"Harga masih sama tidak ada kenaikan yaitu Rp 120 ribu per kilogram. Jadi kalau ada konsumen yang membeli setengah kilogram ya tetap harganya Rp 60 ribu. Ya untung saja tidak ada kenaikan harga, karena pembeli kadang naik Rp 1.000 atau Rp 2.000 saja protes apalagi semisal lebih," pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved