Penanganan Corona

Pembuat dan Pengguna Surat PCR Covid-19 Palsu Diancam Sanksi Pidana Kurungan 4 Tahun

Ada sanksi pidana bagi pihak-pihak yang kedapatan mamalsukan surat keterangan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) Covid-19.

https://covid19.go.id/
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ada sanksi pidana bagi pihak-pihak yang kedapatan mamalsukan surat keterangan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan hal tersebut.

Penyalahgunaan surat keterangan palsu, termasuk PCR, berpotensi dikenai sanksi yang termaktub dalam Pasal 267 Ayat (1) dan Pasal 268 Ayat (1) KUHP.

Begini Cerita dari Sisi Alfian, Anak yang Gugat Ibu Kandungnya Soal Mobil Fortuner di Semarang

Tak Disangka Rawat Janda Bolong, Pria Ini Dapat Mobil dari Denny Lacon Sultan Depok

Natalia Tak Terima Ibunya Ditahan Polsek Semarang Utara, Dituduh Mertua Curi Perabotan Rumah

Polsek Semarang Utara Punya Bukti Kuat Ibunya Natalia Mencuri Perabotan Rumah Besan

Jeratan hukuman tak hanya mengancam pihak pengguna, tapi juga pembuat surat keterangan.

 
"Dengan ancaman pidana kurungan selama 4 tahun, baik untuk membuat atau yang menggunakannnya," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (21/1/2021).

Wiku mengatakan, untuk mencegah penggunaan surat keterangan hasil PCR paslu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan.

Para petugas verifikator surat keterangan PCR, tes antigen, atau antibodi yang bertugas di bandara, terminal, hingga pelabuhan akan terus mengetatkan protokol perjalanan di pintu masuk dan kedatangan penumpang, baik domestik atau internasional.

"Dengan tujuan mencegah imported case," kata Wiku.

Adapun surat keterangan hasil tes PCR Covid-19 menjadi dokumen wajib yang diperlukan seseorang untuk bepergian menggunakan transportasi umum.

Calon penumpang harus dinyatakan negatif Covid-19 untuk dapat bepergian.

Beberapa waktu lalu, terjadi kasus pemalsuan surat keterangan hasil tes PCR Covid-19.

Pada 7 Januari 2021, Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap sembilan tersangka pemalsu surat PCR. Selain itu, terdapat enam terduga pelaku lain yang ditangkap di tempat dan tanggal berbeda.

Para tersangka dijerat Pasal 93 jo Pasal 9 Ayat 1 UU No 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan dan/atau Pasal 14 Ayat 1 UU No 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 263 dan/atau Pasal 268 KUHP. (*)

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunjateng.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satgas Ingatkan Sanksi Pidana 4 Tahun untuk Pembuat dan Pengguna Surat PCR Palsu"

Viral Mba Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam, Harganya Rp 7000 Semangkuk, Pembeli Sering Kaget

Hampir Setiap Hari Terjadi Gempa di Indonesia Selama 1-21 Januari, BMKG: Ini Tidak Lazim

Pelatih Burnley Beberkan Isi Pertengkarannya dengan Jurgen Klopp Saat Liverpool Dibantai di Anfield

Kabar Duka, Cornelis Sutadi Mantan Pelatih PSIS Semarang Meninggal Dunia di RS Elisabeth

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved