Breaking News:

Berita Magelang

Pertamina Peduli Salurkan Bantuan Siaga Merapi di Magelang

Pertamina Region Jawa Bagian Tengah salurkan bantuan bagi pengungsi di posko pengungsian siaga merapi.

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: sujarwo
Istimewa
Pertamina Marketing Operation Region Jawa Bagian Tengah menyalurkan bantuan bagi pengungsi yang berada di posko pengungsian siaga merapi, Kamis, (21/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengungsi erupsi Gunung Merapi di wilayah Magelang, Jawa Tengah, Pertamina Marketing Operation Region Jawa Bagian Tengah menyalurkan bantuan bagi pengungsi yang berada di posko pengungsian siaga merapi. 

Bantuan berupa sembako dan perlengkapan pendukung lainnya diserahkan langsung oleh Sales Area Manager Pertamina wilayah Yogyakarta, Muhammad Ivan Syuhada, didampingi tim CSR Pertamina kepada Sekretaris BPBD Kabupaten Magelang, Muflicha Roychani di Kantor BPBD Kabupaten Magelang, Kamis, (21/1/2021). 

Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Jawa Bagian Tengah, Arya Yusa Dwicandra menuturkan bantuan yang diberikan Pertamina berupa bahan makanan diantaranya 600 kg beras, 120 kg gula pasir, 40 kg telur, 144 liter minyak goreng, ratusan makanan olahan kaleng dan lain sebagainya. Selain itu turut disalurkan pula handsanitizer, masker medis dan perlengkapan pendukung lainnya bagi para pengungsi yang ada di posko-posko siaga gunung merapi.

“Paket bantuan yang disalurkan kepada masyarakat yang tersebar di posko-posko pengungsian siaga merapi hari ini diharapkan dapat meringankan sedikit beban masyarakat di posko pengungsian. Selain memberikan bantuan sembako, kami turut menyerahkan bantuan berupa LPG Bright Gas 12 Kg yang akan digunakan untuk dapur-dapur umum di posko pengungsian Kabupaten Magelang”, ujar Arya, dalam siaran pers tertulisnya, Jumat, (22/1/2021). 

Menurut Sekretaris BPBD Kabupaten Magelang, Muflicha Roychani, setidaknya terdapat lima desa di wilayah Magelang yang dijadikan sebagai posko siaga merapi dan posko tersebut difungsikan bagi masyarakat yang berasal dari sejumlah desa yang diperkirakan rawan terhadap erupsi gunung merapi. Adapun kelima posko tersebut berada di Desa Deyangan, Desa Tamanagung, Desa Ngrajek, Desa Mertoyudan dan Desa Banyurojo. Hingga hari Kamis (21/1/2021), dikatakannya jumlah pengungsi mencapai sekitar 800 jiwa. 

“Jumlah pengungsi tersebut dinamis, dikarenakan ada yang masuk dan keluar setiap harinya, ada yang mengurus peternakan, pertanian dan lain sebagainya. Kami turut mengucapkan terimakasih kepada Pertamina atas bantuan yang telah disalurkan, selanjutnya kami akan mendistribusikan bantuan ini ke posko-posko yang ada,” jelas Muflicha.

Selain Wilayah Kabupaten Magelang, Pertamina Jawa Bagian Tengah terus melakukan koordinasi dengan BPBD di wilayah kabupaten lainnya, seperti Kabupaten Sleman, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten. 

“Kami terus menjalin komunikasi dengan berbagai stakeholders di wilayah lainnya untuk mendapatkan update terkait merapi dan posko siaga merapi, kami siap turut membantu menyalurkan bantuan untuk sedikit meringankan beban masyarakat di posko-posko pengungsian,” tandas Arya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved