Breaking News:

Berita Jateng

Rekomendasi ESDM Jateng Agar Rumah Terhindar dari Bencana Tanah Bergerak

Dinas ESDM Jateng menyampaikan sejumlah rekomendasi agar warga terhindar dari bencana tanah longsor.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Mamdukh Adi
Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Curah hujan mengakibatkan potensi terjadinya bencana tanah bergerak di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Yang terbaru, di Brebes tanah bergerak merusak sekitar 28 rumah, di Purworejo belasan rumah ambruk.

Bencana ini juga terjadi di Banjarnegara, Purbalingga, Kabupaten Pekalongan sisi selatan, Kabupaten Magelang.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan saat ini berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi dengan durasi lama.

Sehingga bencana alam seperti pergerakan tanah juga semakin sering terjadi.

"Pada awal musim hujan, curah hujan masih sedikit, hanya longsor kecil di tebing.

Saat ini curah hujan tinggi dan lama sehingga skalanya (kebencanaan) lebih besar.

Ditambah tingkat kejenuhan massa tanah juga tinggi," kata Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, Jumat (22/1/2021).

Selain itu, di beberapa kasus pergerakan tanah di Jateng, kata dia, dipicu adanya gangguan di kaki lereng.

Gangguan berupa gerusan erosi baik alamiah maupun buatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved