Breaking News:

Mom N Kid

Anak Masih Suka Ngompol Aja, Begini Nih Cara Ngilanginnya

Buatlah si kecil pipis secara teratur. Jadi, sebelum tidur, si kecil usahakan pipis dulu sembari ditemani.

TRIBUN JATENG
Anak perlu dibiasakan ke toilet saat BAK ataupun BAB agar suatu saat nanti ia bisa melakukannya secara mandiri. 

TRIBUNJATENG.COM - Mengompol adalah problem yang sering dialami para anak-anak. Anak bayi usia 1 bulan biasanya banyak mengompol, bahkan bisa puluhan kali per harinya. Semakin bertambahnya usia, aktivitas mengompol itu biasanya akan berkurang.

Dokter Domiko Widyanto, SpA,  dokter anak,  mengatakan, idealnya, rata-rata anak mulai berkurang mengompolnya pada usia 3 tahun. Usia 4 tahun, 40 persen anak masih mengompol. Kemudian di usia 5 tahun makin jarang, mungkin sekitar 10 persen saja. Namun, masih ada saja anak yang berusia hingga 10, bahkan 15 tahun masih mengompol.

Usia tiga tahun sebenarnya mulai berkurang, tetapi masih dapat ditoleransi jika masih mengompol. Apabila usia sampai lebih dari 5 tahun masih mengompol, maka perlu ada perhatian khusus. Sebaiknya sang anak diperiksa ketika usia 5 tahun lebih masih mengompol. Dikhawatirkan, si anak memiliki gangguan pada ginjalnya meskipun jarang sekali kasusnya. Kemudian, faktor lainnya yang perlu diperhatikan adalah perihal psikologis dan kecemasan sang anak.

Kadang, terjadinya konstipasi pun mempengaruhi si kecil jadi rentan mengompol. Apabila terjadi, maka perlu diobati. Dan perlu diketahui, carilah terlebih dahulu penyebab pasti sang anak kenapa masih mengompol. Untuk mencegah kebiasaan ini, ada beberapa kebiasaan dan cara yang bisa dilakukan. Namun, apabila masalahnya timbul karena kecemasan, maka atasi dulu psikologisnya. Misal karena terlalu tegang, stress, takut ke kamar mandi, dan sejenisnya. Lakukanlah pendekatan psikologis untuk memberikan banyak pengertian agar si kecil tenang.

Secara umum, untuk mengurangi mengompol, disarankan lebih banyak minum di siang hari. Sementara menjelang tidur, tak perlu diberi minum. Kemudian, buatlah si kecil pipis secara teratur. Jadi, sebelum tidur, si kecil usahakan pipis dulu sembari ditemani. Sebisa mungkin hal ini rutin dilakukan. Ini merupakan salah satu bentuk toilet training. Lalu, si kecil diajarkan teratur buang air, misal tiap dua jam sekali. Bentuklah kebiasaan mereka untuk selalu buang air ke kamar mandi dengan ditemani orangtua terlebih dahulu.

Kebiasaan ini boleh orangtua terapkan ketika anak mulai memasuki usia 18 bulan sampai 2,5 tahun. Alasannya, karena di rentang usia itu, saraf-saraf mereka mulai terbentuk. Mengompol memang normalnya sudah mulai berkurang pada usia 3 tahun karena sistem saluran kemih mereka kian matang. Menerapkan toilet training pun masih dikatakan normal jika dimulai pada usia 3 tahun. Namun apabila sudah mencapai di atas 5 tahun masih mengompol, maka orangtua wajib serius menangani ini.

Hal penting lainnya yang wajib orangtua pahami adalah hindari ketergantungan pemakaian popok. Apalagi jika popoknya tidak berkala diganti alias lama. Sebab, hal itu dapat menyebabkan iritasi, ruam, bahkan sampai infeksi. Sebaiknya, jauhi penggunakan popok di setiap saat. Gunakanlah popok di waktu-waktu tertentu saja. Semisal saat si kecil sedang tidur dan bepergian. Kalau lagi main di siang hari, cukup pakai celana biasa saja tanpa menggunakan popok. Hindari ketergantungan pemakaian popok karena dapat memicu anak jadi rentan mengompol. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved