Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Permudah PJJ, SMPN 3 Reban Bagikan Gawai Gratis Kepada Pelajar Kurang Mampu

Sejumlah pelajar kurang mampu SMPN 3 Reban akhirnya memiliki gawai sebagai media permudah proses PJJ.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Istimewa
Sebanyak 12 pelajar SMP Negeri 3 Reban menerima gawai gratis, Kamis (22/1/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Sejumlah pelajar kurang mampu SMPN 3 Reban akhirnya kini memiliki gawai sebagai media untuk mempermudah proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Berdasarkan laporan dari para wali kelas terdapat 12 pelajar kurang mampu yang mengalami kesulitan dalam mengikuti PJJ, karena kendala tidak mempunyai gawai. 

Maka Kepala SMPN 3 Reban, Moch. Santoso mengupayakan agar anak didiknya tidak terhambat dalam PJJ. 

Pada tahap pertama ada 4 gawai yang berasal dari Lazismu Batang dan tahap kedua 8 gawai berasal dari para anggota DPRD Batang

“Anak-anakku yang mendapatkan bantuan agar bisa memanfaatkan gawai itu semaksimal mungkin. Usahakan dirawat, dijaga dan dipergunakan untuk kemaslahatan, jangan digunakan dalam hal-hal negatif,” tutur Moch. Santoso.

Ia memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak didiknya yang mungkin mengalami kesulitan dalam PJJ, agar segera melaporkan kepada wali kelas. 

“Kemungkinan akan ada penambahan bantuan gawai untuk anak didik, karena bisa saja gawai yang dimiliki anak rusak.

Sekolah siap memfasilitasi, melalui beberapa donatur yang belum dihubungi, jika ada kemauan dan niat baik, insya Allah akan banyak pihak yang membantu,” jelasnya.

Saat ini seluruh siswa SMPN 3 Reban yang berjumlah 248 anak telah memiliki gawai. 

Diharapkan, para guru lebih bersemangat dan variatif dalam mengajar, karena jika tidak memiliki kreativitas dan inovasi, dipastikan anak akan cepat jenuh.

“Saya apresiasai kepada Bapak/Ibu guru karena kreatif sekali dalam mengajar, terbukti dengan ikut menyaksikan di grup kelas, sangat variatif, mulai media paling ringan seperti WhattsApp hingga Zoom Meeting,” imbuhnya.

Siswi kelas XI, Amel menuturkan, selama mengikuti PJJ mengalami sedikit kesulitan karena gawai yang dimilikinya rusak, jadi sering terjadi keterlambatan dalam mengikuti materi dari guru.

“Selama gawai rusak saya pinjam punya teman, alhamdulillah senang sekarang sudah punya sendiri, nanti buat belajar jadi lebih mudah dan akan digunakan untuk hal yang baik,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved