Breaking News:

Berita Karanganyar

PPKM Diperpanjang, Penasihat PHRI Karanganyar: Berat

Perpanjangan PPKM dirasa memberatkan para pengusaha hotel dan resto yang ada di Kabupaten Karanganyar. 

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Ilustrasi - Pegawai Nava Hotel Tawangmangu Karanganyar saat memberikan masker kepada pengunjung hotel. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dirasa memberatkan para pengusaha hotel dan resto yang ada di Kabupaten Karanganyar

Penasihat PHRI Karanganyar, Kawardi menyampaikan, jumlah kunjungan di hotel dan resto mengalami penurunan cukup signifikan sejak diberlakukannya PPKM.

Menurutnya dengan perpanjangan kebijakan tersebut justru memberatkan pengusaha sektor pariwisata. 

"PPKM dua minggu saja keadaannya sudah luar biasa sepi. Turun sampai 20 persen dari hari biasa," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (23/1/2021). 

Menurutnya, adanya perpanjangan PPKM tentu akan semakin berdampak pada operasional hotel dan resto  seiring dengan sepinya pengunjung.

Kawardi berharap, ada bantuan dari pemerintah supaya resto dan hotel tidak terpuruk entah itu adanya subsidi dan bantuan lainnya. 

"Kalau memang diperpanjang ada solusi dari pemerintah, semisal diperbolehkan kunjungan rombongan maksimal 50 orang. Tentunya para pengelola dan resto harus siap menerapkan protokol kesehatan," ujarnya. 

Terpisah, Marketing Communication Nava Hotel Tawangmangu, Devi Susanti menambahkan, penurunan jumlah pengunjung dirasakan selama PPKM. Penurunan pengunjung mencapai 50 persen dibanding hari biasa. 

"Kalau hari biasa itu bisa 80 orang, kemarin itu (selama PPKM) sekitar 40 orang," imbuhnya. 

Dengan adanya perpanjangan PPKM tentu akan memberatkan operasional hotel. Semisal biaya listrik, gaji karyawan dan lainnya.(Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved