Breaking News:

Berita Kota Tegal

Tokoh Agama dan Masyarakat di Tegal Ikuti Istighosah dan Doa Keselamatan Jateng Secara Virtual

Tokoh masyarakat dan agama di Kota Tegal menggelar istighosah dan doa bersama di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Jumat (22/1/2021) malam

Istimewa
Istighosah dan doa bersama di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Jumat (22/1/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Tokoh masyarakat dan agama di Kota Tegal menggelar istighosah dan doa bersama di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Jumat (22/1/2021) malam. 

Kegiatan tersebut merupakan istighosah dan  doa bersama yang tersambung secara virtual dari Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang. 

Istighosah tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Ahmad Daroji.

Sementara di Kota Tegal, hadir Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, Sekretaris Daerah Kota Tegal Johardi, dan Ketua MUI Kota Tegal KH Abu Chaer Annur.

Kemudian hadir juga Forkopimda Kota Tegal, toKotalTegal.agama, dan Forum Kerukunan Umar Beragama Kota Tegal.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, giat pada malam ini merupakan bentuk saling rukun guyub.

"Banyak ikhtiar yang kita lakukan. Begitu lemahnya kita sebagai manusia. Malam ini semuanya yang hadir luring kita berikhtiar, setelah lahiriah kita lakukan. Apalagi yang kita lakukan, kita mohonkan doa, para tokoh lintas agama hadir, Forkopimda Jateng dan saya mengikuti dari layar kabupaten, kota, saya mengucapkan terimaksih," kata Ganjar dalam rilis yang diterima tribunjateng.com. 

Ganjar juga menyampaikan bahwa perjuangan di kota dan kabupaten dalam menghadapi musibah sangat luar biasa.

"Panjenengan yang di kota, kabupaten pasti luar biasa, kami hanya bisa berdoa kepada Tuhan. Kami mengucapkan terimakasih kepda masyarakat Jateng yang telah berpartisipasi membantu bersama, bergerak di jalan, rumah ibadah semua menggerakkan sumberdaya untuk saling membantu," ungkapnya. 

Selanjutnya doa bersama dilakukan oleh para tokoh lintas agama yakni Penghayat, Konghucu, Budha, Hindu, Katolik, Kristen, Islam. (*)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved