Breaking News:

Berita Tegal

Ini Harapan dan Pesan Bupati Tegal Umi Azizah untuk Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang sudah melanda Indonesia selama kurang lebih 11 bulan, membuat banyak perubahan.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat sedang memberikan sambutan pada acara yang diselenggarakan di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pandemi Covid-19 yang sudah melanda Indonesia selama kurang lebih 11 bulan, membuat banyak perubahan tidak hanya dari sisi sosial di masyarakat tapi juga berdampak pada perekonomian di tingkat global, nasional, provinsi, daerah, sampai desa.

Adanya pandemi Covid-19, menurut Bupati Tegal, Umi Azizah, juga berdampak pada tersendatnya pembangunan yang tidak bisa seperti sediakala sebelum adanya pandemi.

Infrastruktur terganggu, banyak jalan rusak, seluruh kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat berubah besar-besaran.

Sehingga dengan adanya vaksinasi Covid-19 ini, Bupati Umi meminta masyarakat khususnya warga Kabupaten Tegal untuk tidak perlu takut atau merasa khawatir.

Karena vaksin Covid-19 sudah melewati tahap uji klinis, uji agama dari MUI, dan juga uji dari BPOM. Sehingga sudah terjamin keamanan dan kehalalannya.

"Saya berharap seluruh elemen masyarakat khususnya di Kabupaten Tegal bisa mensukseskan vaksinasi yang akan dilaksanakan sebentar lagi. Ini sebagai salah satu bentuk ikhtiar kita melawan Covid-19," harap Umi, pada Tribunjateng.com belum lama ini.

Selain mensukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Bupati Umi juga tidak lupa mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Seperti mengenakan masker, meksipun untuk sebagian orang mungkin tidak nyaman, tapi inilah yang harus dilakukan saat ini untuk bisa mengurangi resiko penularan.

Sering-sering mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak supaya tidak berkerumun. Namun paling utama, Umi berpesan selalu berdoa kepada Allah SWT semoga segera terbebas dari pandemi Covid-19.

"Saya berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita bohong atau Hoaks tentang vaksin Covid-19. Maka saya juga ingin rekan media berperan aktif untuk mengawal, dan mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai informasi vaksin Covid-19 yang benar. Sehingga mereka tidak merasa takut atau pun khawatir berlebihan," pungkasnya. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved