Breaking News:

Berita Kendal

Vaksinasi Covid-19 di Kendal Dimulai, Tiga Hari Sasar Nakes yang Sehat

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kendal dimulai seiring vaksinasi di kabupaten/kota se-Jateng, Senin.

Istimewa
Vaksinasi Covid-19 termin pertama di Kabupaten Kendal, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kendal dimulai seiring vaksinasi di kabupaten/kota se-Jawa Tengah pada, Senin (25/1/2021).

Sejumlah pejabat Forkopimda Kendal, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan dan sebagian tenaga kesehatan yang lolos screening mengikuti vaksinasi di RSUD Soewondo Kendal. Sementara Bupati Kendal Mirna Annisa tak tampak dalam kegiatan pencanangan vaksinasi pertama, sementara wakilnya Masrur Masykur tidak bisa divaksin karena usia di atas batas ketentuan, sedangkan Sekda Moh Toha juga batal divaksin karena hipertensi.

Sesuai target yang telah dicanangkan, termin awal vaksinasi tahap pertama berlangsung selama tiga hari. Artinya, dua hari sisa yakni 26 dan 27 Januari bakal difokuskan untuk memberikan vaksinasi kepada tenaga kesehatan.  

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay menyampaikan vaksinasi pertama ada empat jajaran Forkopimda dan beberapa perwakilan organisasi serta tenaga medis yang mengikuti vaksinasi.

Namun, dari jajaran Forkopimda hanya Ketua DPRD Muhammad Makmun, Kapolres dan Dandim yang bisa dilakukan vaksinasi. Sedangkat pejabat lain berhalangan.

"Ibu Bupati berhalangan jadi tidak bisa hadir. Pak Wakil Bupati karena usianya sudah melebihi batas ketentuan, jadi tidak mungkin dilakukan vaksinasi. Kemudian untuk pak Sekda, dan Kajari Kendal tidak dapat mengikuti vaksinasi karena tensinya tinggi," terangnya.

Sementara, Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur menyampaikan, vaksinasi sendiri merupakan satu di antara upaya pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19.

Meski vaksinasi mulai dicanangkan, Masrur menegaskan bahwa, masyarakat Kendal tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di manapun dan kapanpun. 

Dengan dimulainya vaksinasi, kata Masrur, masyarakat mempunyai harapan baru untuk kembali menjalankan rutinitas seperti sedia kala. 

"Dengan vaksin ini, kita semua sekarang memiliki harapan. Itulah harapan kita dalam hal disiplin diri dan menjaga imunisasi dengan vaksin," katanya.

Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, dengan dilakukannya vaksinasi kepada garda terdepan tenaga kesehatan dan dilanjutkan TNI Polri pada tahap kedua, masyarakat tidak perlu khawatir akan dampak dari vaksin sebagaimana yang beredar di media sosial.

Katanya, vaksin yang sudah didistribusikan telah melalui tahap uji medis dan pelaksanaannya sesuai prosedur yang telah ditentukan.

"Sebelum divaksin, tadi ditanya ada banyak sekali untuk screening. Jadi pelaksanaanya pun ada prosedur medisnya. Satu lagi, rasanya seperti digigit semut," ujarnya.

Makmun berharap, masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan sembari menunggu alokasi vaksin untuk masyarakat secara keseluruhan. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved