Breaking News:

Berita Pekalongan

Abrasi di Simonet Pekalongan, Solati: Air Laut Pernah Satu Atap Rumah

Abrasi di Dukuh Simonet, Desa Semut, Kec Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terus terjadi.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Warga saat mengecek rumah yang terdampak abrasi di Dusun Simonet Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

"Tahun lalu saya mengungsi ke tempat yang lebih aman selama 1 bulan ke tempat yang lebih baik," ucapnya.

Kemudian, banjir rob surut ia kembali ke rumah. Setelah, sampai di rumah melihat posisi bibir pantai sudah berada di depan rumahnya.

"Karena takut terjadi sesuatu, akhirnya, saya mengontrak di Desa Semut dan sekarang rumah sudah tidak bisa ditinggali lagi," imbuhnya.

Solati berharap apa yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk merelokasi warga Dusun Simonet segera terealisasi, karena abrasi di dusun tersebut semakin parah.

"Waktu itu, pas warga mengungsi pemerintah menjanjikan relokasi. Namun, sekarang belum terealisasi." 

Foto udara di  di Dusun Simonet Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Foto udara di di Dusun Simonet Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Istimewa)

"Semua warga mau di relokasi ke tempat yang lebih aman. Harapanya relokasi segera terealisasi," tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 14 RW 6 Dukuh Simonet, Joyo Kusumo mengatakan, sejak Bulan Juni 2020 hingga abrasi sangat memprihatikan.

"Sekarang abrasinya sangat luar biasa, rumah banyak rusak pasca banjir tahun lalu."

"Dulu itu, bibir pantai jauh dari rumah warga. Sekarang sudah berbeda, laut bibir pantai sudah berada di depan rumah," katanya.

Menurutnya, Simonet dengan luas sekitar 15 hektar ini, terpisah dengan daratan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved