Breaking News:

Berita Temanggung

Baznas Temanggung Berikan Beasiswa Tahfidz kepada 13 Santri Berprestasi

Baznas Kabupaten Temanggung memberikan beasiswa kepada 13 santri tahfidz Alquran 30 juz di awal 2021.

Istimewa
Penyerahan beasiswa santri tahfidz oleh Baznas Temanggung di aula kantor Baznas, Selasa (26/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung memberikan beasiswa kepada 13 santri tahfidz Alquran 30 juz di awal 2021. Beasiswa diserahkan langsung kepada masing-masing penerima di aula Baznas pada, Selasa (26/1/2021).

Ketua Baznas Kabupaten   Temanggung Djundardo mengatakan, program beasiswa  bagi santri tahfidz Alquran bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui zakat. Masing-masing santri berhak menerima beasiswa senilai Rp 450.000 guna menunjang pengembangan pendidikannya.

Selain itu, adanya program beasiswa merupakan ikhtiar Baznas untuk memfasilitasi para santri dalam meningkatkan kemampuan menghafal Alquran dan keilmuan lainnya. 

"Jumlah penerima beasiswa tahfidz Alquran seluruhnya ada 60 santri dari pondok pesantren yang hafal 30 juz. Masing-masing santri menerima Rp 450.000. Untuk tahap pertama ini diserahkan kepada 13 santri meliputi 2 santri putra dan 11 santri putri," terangnya usai penyarahan. 

Djundardo menuturkan, 13 santri penerima beasiswa berasal dari berbagai pondok pesantren. Meliputi, pondok pesantren Nurul Falah, Al-Hikmah, Al-Munawar, Nida Alquran, Al-Rifa'i, Talimatul Aulad Al Jalal dan Ponpes Zaidatul a'arif.

Ia menambahkan, selain beasiswa  tahfidz, Baznas juga memberikan  beasiswa tuntas SLTA disebut bintang Baznas. Tak hanya itu, pada 2020 lalu, Baznas telah membiayai 300 siswa bantuan pendidikan insidentil dari anak tingkat TK, SD, SLTP, dan SLTA masing-masing menerima Rp 4,6 juta per tahun. 

Selain itu, Baznas juga mengalokasikan bantuan kesehatan bagi orang miskin , bantuan modal kerja micro finance, bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, bantuan air bersih, bencana kebakaran, bantuan bagi difabel berupa kursi roda, serta bantuan kaki palsu dan alat dengar bagi yang membutuhkan.

"Dana yang kita tasharufkan merupakan dana yang dikumpulkan dari para PNS  maupun masyarakat yang menyetorkan zakatnya ke Baznas. Dengan harapan, jumlahnya bisa terus bertambah sehingga banyak program yang bisa dimaksimalkan  untuk membantu kaum kurang mampu supaya   kesejahteraannya meningkat," terang Djundardo.

Hasim Afandi, Pengasuh pondok pesantren Nida Alquran Paladan, Tegalsari, Kecamatan Kedu mengapresiasi atas bantuan tahfidz yang diberikan kepada para santri. 

Ia berharap, dengan adanya beasiswa nantinya dapat mendorong santri agar lebih banyak santri yang bisa menghatamkan Alquran. 

"Ini sebagai ikhtiar untuk mempersiapkan generasi muda dari para santri yang mampu memahami dan menghafal Al Quran sebagai cikal bakal imam salat dan pemimpin masa depan," terang mantan Bupati Temanggung periode 2008-2013

Ketua MUI Temanggung, Yakub Mubarok mengatakan, para santri selain mampu khatam dan hafal Alquran juga diharapkan bisa menguasai ilmu lain seperti tafsir Alquran. 

Dengan itu, ia berharap pemahaman akan isi kandungan kitab suci Alquran semakin meningkat untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Beasiswa ini tentunya akan bermanfaat bagi para untuk menunjang pendidikannya," tutup Yakub. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved