Breaking News:

Berita Internasional

Demi Dapat Vaksin Covid-19 Lebih Cepat, Bos Kasino Menyamar Jadi Pekerja Motel di Daerah Terpencil

Bos kasino itu melakukan perjalanan ke teritori Yukon utara yang terpencil untuk mendapatkan suntikan vaksin virus corona.

dok.ist/via tribun padang
Ilustrasi vaksin virus corona atau covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, WHITEHORSE - Bos kasino dan istrinya didakwa telah melakukan penipuan terhadap otoritas pemerintah.

Pasangan itu menipu untuk mendapatkan vaksin Covid-19 lebih cepat.

CEO Great Canadian Gaming Corp, Rod Baker, dan istrinya, Ekaterina, melakukan perjalanan ke teritori Yukon utara yang terpencil untuk mendapatkan suntikan vaksin virus corona.

Suami Jebak Istri Taruh Sabu di Jok Motor agar Ditangkap Polisi, Ternyata gara-gara Ini

Rizky Billar Blak-blakan 3 Sifat Lesty Kejora yang Bikin Klepek-klepek, Langsung Direspon Lesty

Jennie, Lisa, Rose, Jisoo Blackpink Kompak Jawab Saat Diminta Pilih Pria Ganteng atau Humoris

Joe Biden Pecat Dokter Kepresidenan yang Rawat Trump Saat Terpapar Covid-19

Berdasarkan data, wilayah Yukon utara dikatehui adalah rumah bagi banyak penduduk asli, memiliki tingkat vaksinasi yang lebih cepat dari pada di wilayah Kanada lainnya.

Melansir BBC pada Selasa (26/1/2021), untuk mendapatkan vaksin virus corona lebih cepat, pasangan bos kasino itu menyamar sebagai pekerja motel.

Penyamaran mereka baru diketahui pada pekan lalu, setelah meminta untuk diantar ke bandara segera setelah vaksinasi dilakukan di komunitas kecil Beaver Creek, di perbatasan dengan negara bagian Alaska, AS.

"Saya marah dengan perilaku egois ini," kata Menteri Layanan Masyarakat Yukon, John Streicker.

"Kami tidak pernah membayangkan bahwa seseorang akan melakukan hal seperti ini untuk menyesatkan atau menipu," tambahnya.

Kepala Bangsa Pertama Sungai Putih Angela Demit, pemimpin negara adat setempat, juga telah mengomentari tindakan penipuan pasangan orang kaya itu di halaman Facebook-nya.

"Kami sangat prihatin dengan tindakan individu yang menempatkan orang tua dan orang yang rentan dalam risiko untuk melompati batas demi tujuan egois," ujarnya.

Setelah ketahuan menipu, CEO dari perusahaan bernilai hampir 2 miliar dollar AS (Rp 28,2 triliun) itu akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya.

Sementara itu, pasangan suami-istri tersebut didenda karena gagal mengisolasi diri selama 14 hari setelah tiba di Yukon dari kota Vancouver.

Namun, dalam berita BBC tidak disebutkan nominal denda yang harus dibayar mereka. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasangan Bos Kasino Tipu Pemerintah Daerah untuk dapat Vaksin Covid-19 Lebih Cepat"

Dinar Candy Umumkan 10 Kandidat Pacar Sewaan, Total Pendaftar Capai 18 Ribu Pria

Truk Muatan Besi Terguling di Tanjakan Gunung Kelir Semarang , Sopir Telat Oper Gigi

Dugaan Rasialisme Ambroncius Nababan kepada Pigai, Refly Harun: Jokowi Harus Jadi Presiden Seutuhnya

Indra Priawan Heran dengan Akting Nikita Willy: Kok Nangis Terus

Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved