Breaking News:

Penanganan Corona

Peziarah Luar Kota Kucing-kucingan Ziarah ke Makam Sunan Muria, YM2SM‎ Kena Tegur

"Peziarah dari luar kota ini kucing-kucingan sama kita. Biarpun terminal Bakalan Krapyak ditutup, mereka tetap ke atas parkir liar," jelas dia

TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Plt Bupati Kudus, HM Hartopo usai menerima kunjungan dari YM2SM, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus menegur Yayasan Makam dan ‎Masjid Sunan Muria (YM2SM) terkait masih banyaknya kunjungan peziarah dari luar kota.

Terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga ‎8 Februari 2021, pihaknya mengimbau agar mengikuti aturan.

"Saya minta semua peziarah dari luar kota tidak datang selama masa PPKM. Peziarah lokal saja yang diperbolehkan," ujar dia, saat ditemui di Pendopo Bupati Kudus, Senin (25/1/2021).

‎Hartopo menjelaskan, menyayangkan masih banyak peziarah dari luar kota yang kucing-kucingan agar tetap bisa masuk ke tempat wisata religi.

"Peziarah dari luar kota ini kucing-kucingan sama kita. Biarpun terminal Bakalan Krapyak ditutup, mereka tetap ke atas parkir liar," jelas dia.

Dia menegaskan agar ‎Dinas Perhubungan Kudus tidak diam saja melihat bus yang mengangkut peziarah dari luar kota datang.

Pihaknya juga mengundang pengurus YM2SM untuk datang bersama perwakilan ojek dan pedagang.

"Kami ingin sesuai tupoksinya, harus dijaga. Dengan pertemuan ini bisa ada komitmen," ujar dia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Bergas C Penanggungan, menjelaskan, telah disepakati sesuai instruksi bahwa selama PPKM kegiatan pariwisata dibatasi.

"Peziarah dari luar kota saya minta tidak datang, pengunjung lokal saja yang dibolehkan," ujar dia.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kudus, Agus Budi Satriyo ‎mengingatkan kepada masyarakat untuk menunda berpergian selama masa PPKM.

Apalagi pelaksanaan PPKM tahap dua diperpanjang sampai tanggal 8 Februari 2021 mendatang.

"Tempat umum yang berpotensi kerumunan massa ditutup selama PPKM berlangsung," ujar dia.

Kendati demikian, pihaknya juga masih menunggu surat edaran dari Pemprov Jawa Tengah terkait perpanjangan PPKM.

"Karena kami merujuknya surat edaran dari Gubernur Jawa Tengah yang kami tunggu," jelas dia. (raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved