Breaking News:

Berita Tegal

BPK Jateng Beri Arahan Tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. 

Kabupaten Tegal bersama kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah  diberikan arahan lewat daring oleh BPK.

Ist/Humas Pemkab Tegal.
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat mengikuti diskusi dengan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jateng, terkait entri meeting pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020, Senin (25/1/2020) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kabupaten Tegal bersama kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah  diberikan arahan lewat daring oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jateng, terkait entri meeting pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020, Senin (25/1/2020) kemarin. 

Bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Bupati Tegal Umi Azizah, hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, dan Inspektur Kabupaten Tegal Prasetiawan, guna mendengarkan arahan yang disampaikan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah Ayub Amali. 

"Sesuai jadwal, kita sudah menyerahkan LKPD TA 2020 dan sudah melalui tahapan pemeriksaan pendahuluan, pada dasarnya kita siap untuk diperiksa," kata Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (26/1/2021). 

Walaupun refocusing di tahun anggaran 2020 sangat dinamis, namun dirinya tetap optimis akan meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) lagi. 

Sementara itu dalam pengarahannya, Ayub menyampaikan beberapa permasalahan umum dalam pemeriksaan pendahuluan yang ditemukan di semua daerah. 

Salah satu contoh, aset tetap yang belum tercatat dan belum sinkron dengan pemanfaatan. 

Menurut Ayub apapun hasilnya, ini merupakan capaian pemerintah daerah bukan semata-mata hadiah dari BPK.

"Sedangkan pemeriksaan anggaran penanganan covid-19, khusus untuk daerah yang yang belum diperiksa akan kami periksa setelah pemeriksaan pendahuluan," jelas Ayub. 

Kegiatan entry meeting yang biasanya tatap muka karena kondisi pandemi dilakukan secara daring, Ayub juga memastikan tim yang turun ke daerah sudah menjalani pemeriksaan Swab PCR, sesuai standar pemeriksaan keuangan negara (SPKN). 

Dirinya juga meminta semua pemerintah daerah membantu gerakan Jogo BPK RI, dengan tidak merayu tim pemeriksa karena mereka sudah dibekali bekal yang cukup.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved