Breaking News:

Berita Temanggung

Dinpermades Temanggung Bentuk 5 Tim Pendamping 266 Desa

Masing-masing tim terdiri dari 3-5 orang yang bertugas memberikan arahan dan masukan kepada tiap-tiap pemerintahan desa

TribunJateng.com/Saiful Ma'sum
Kepala Dinpermades Temanggung, Gema Artisti Wahyudi 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Temanggung membentuk 5 tim pendamping 266 desa pada akhir Januari ini.

Masing-masing tim terdiri dari 3-5 orang yang bertugas memberikan arahan dan masukan kepada tiap-tiap pemerintahan desa.

Kepala Dinpermades Temanggung, Gema Artisti Wahyudi mengatakan, program tersebut dinamakan Sari Mampir Desa artinya dalam satu hari minimal menghampiri 3-5 desa.

Program tersebut dimotori langsung oleh tiga bidang Dinpermades meliputi Bidang Pemerintahan Desa, Bidang Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Desa, dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa. Dengan tujuan, dapat meningkatkan pendampingan desa dalam memecahkan problematika yang dialami pemerintah desa. 

"Program ini arahnya mengintensifkan pendampingan desa dan memonitoring kegiatan-kegiatan desa. Instrumennya sudah kita buat mulai dari perencanaan hingga permasalahan-permasalahan yang dihadapi desa," terangnya, Rabu (27/1/2021).

Kata Gema, pendampingan desa dilakukan dalam susana santai tidak melulu layaknya rapat kordinasi kedinasan.

Nantinya, masing-masing bidang akan berkordinasi dengan pejabat dan staf pemerintah desa terkait program-program yang selaras hingga sistim pelaporannnya. 

Sementara kordinator tim akan berdialog dengan kepala desa untuk memastikan program-program prioritas desa yang bakal dijalankan. Baik dari segi pembangunan, sosial, keagamaan, penunjang perekonomian, maupun dalam bentuk sistim pertanggungjawabannya.

"Ketika tim mampir ke desa ini sesuai dengan bidangnya masing-masing. Kalau yang pemerintahan desa seputar kedisiplinan perangkat desa, kekosongan perangkat desa, dan administrasi desa. Kalau bidang pengelolaan keuangan bisa memberikan ceklis pengelolaan keuangan desa yang baik dan benar," ujarnya. 

Sedangkan bidang lembaga kemasyarakatan desa berkaitan dengan bagaimana pengembangan ekonomi desa melalui BUMDes serta peran RT/RW dan lembaga kemasyarakatan lainnya kepada pemerintah desa. 

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved