Breaking News:

Berita Semarang

Hotel di Semarang Milik Terpidana Kasus Kredit Fiktif Disita Kejaksaan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang menyita aset dalam kasus tindak pidana yang sudah mendapat putusan hakim pengadilan, Rabu (27/1/2021).

Penulis: m zaenal arifin | Editor: abduh imanulhaq
IST
Petugas Kejari Kota Semarang menyegel Hazotel di Srondol Wetan, Banyumanik, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang menyita aset dalam kasus tindak pidana yang sudah mendapat putusan hakim pengadilan, Rabu (27/1/2021).

Aset yang disita berupa sebuah hotel di Srondol Wetan, Banyumanik, yaitu Hazotel.

Penyitaan ditandai pemasangan garis plastik pada bangunan oleh petugas dari Kejari Kota Semarang yang juga menempelkan papan informasi penyitaan.

Kepala Kejari Kota Semarang melalui Kasi Intelijen Subagio Gigih Wijaya menerangkan, penyitaan tersebut dilakukan atas kasus kredit fiktif pada Bank Mandiri Cabang Semarang dengan terpidana Donny Iskandar Sugiyo Utomo alias Edward Setiadi yang sudah diputus hakim.

"Tempat tersebut diketahui sebagai salah satu aset milik Donny Iskandar Sugiyo Utomo alias Edward Setiadi," kata Gigih.

Gigih menuturkan, Edward Setiadi telah diputus bersalah dan dijatuhi hukuman 7 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Tipikor Semarang pada 20 Oktober 2020.

Ia terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan nilai kerugian negara Rp 5,7 miliar.

Dalam kasusnya, bangunan hotel tersebut sebelumnya berupa rumah toko (ruko).

Ada beberapa ruko yang diagunkan pada Bank Mandiri Cabang Semarang agar Edward Setiadi mendapatkan bantuan kredit.

Namun belakangan, proses pengajuan kreditnya bermasalah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved