Breaking News:

PPKM Jawa Bali

Perpanjangan PPKM di Karanganyar, Candi Cetho dan Candi Sukuh Masih Tutup

Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, objek wisata Candi Sukuh dan Cetho masih ditutup selama perpanjangan PPKM

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Situasi di Candi Cetho Jenawi Karanganyar saat libur panjang hari kedua, Kamis (29/10/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Destinasi wisata Candi Sukuh dan Candi Cetho masih ditutup selama perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 26 Januari 2021 - 8 Februari 2021.

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar telah mengeluarkan surat edaran nomor 556/72.15/2021 tentang perpanjangan penutupan situs Candi Sukuh dan Cetho Kabupaten Karanganyar

Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, objek wisata Candi Sukuh dan Cetho masih ditutup selama perpanjangan PPKM. 

"Sebelum PPKM pertama yang masih tutup itu Edu Park Intan Pari dan Museum Dayu. Saat PPKM pertama dan kedua yang ditutup Cetho dan Sukuh," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (27/1/2021). 

Sedangkan destinasi wisata lain di Karanganyar masih beroperasi dengan aturan pembatasan pengunjung 50 persen dari kapasitas serta protokol kesehatan. Seperti Jumog, Telaga Madirda, Grojogan Sewu, Tenggir Park, pendakian Gunung Lawu, Lawu Park dan lain-lain. 

Titis menuturkan, dibandingkan kondisi normal, jumlah pengunjung destinasi wisata rata-rata sekitar 10-20 persen selama PPKM kemarin. Semisal, pengunjung Grojogan Sewu saat hari biasa hanya sekitar 100-200 orang, sedangkan saat akhir pekan sekitar 1.000-an.

"Saat ini sehari hanya 20-30 orang saat hari biasa, kalau Minggu sekitar 100-200 orang," ucapnya. 

Meski ada kebijakan PPKM, Titis tetap optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini dapat tercapai. 

"PAD tahun ini ada penurunan, jadi sekitar Rp 750-an juta," ungkapnya.

Koordinator Bidang Destinasi Disparpora Karanganyar, Sunardi menambahkan, meski Candi Sukuh dan Cetho tutup selama PPKM, pemeliharaan situs dan kebersihan tetap dilakukan para karyawan.

"Pemeliharaan tetap berjalan. Saat tutup memang ada beberapa pengunjung yang datang tapi tidak banyak. Akhirnya diberi pemahaman atau diarahkan ke Candi Ketek," imbuhnya. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved