Breaking News:

Berita Semarang

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Resmikan RSU Banyumanik 2 Semarang

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara resmi membuka RSU 2 Banyumanik Semarang, Rabu (27/1/2020)

Istimewa
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menandatangani peresmian RSU Banyumanik 2 Semarang di hadapan Direktur Drg Endang Nuriyati dan Ketua yayasan Al-Mansyurin Prof Singgih Tri Sulistiyono 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara resmi membuka RSU 2 Banyumanik Semarang, Rabu (27/1/2020).

"Dengan mengucapkan Bismillah al-rahman al-rahim RSU 1 Banyumanik saya nyatakan secara resmi telah dibuka, semoga akan bermanfaat khususnya bagi warga kota Semarang," ujarnya di hadapan tamu undangan di halaman RSU Banyumanik 2 Semarang.

Hendi memberikan apresiasi kepada Yayasan Al Manshurin yang gigih dan semangat sehingga bisa merealisasikan membangun RSU Banyumanik 2.

"Alhamdulillah hari ini kita menjadi saksi berkat kegigihan Prof Singgih dan kawan-kawan bisa terwujud rumah sakit yang megah di wilayah Banyumanik ini. Apalagi Ibu direktur tadi sudah berkomitmen untuk bisa membantu pelayanan kesehatan bukan hanya untuk warga Banyumanik tapi juga warga yang berada di kota Semarang," tambah Hendi.

Menurut orang nomor satu di Semarang ini mengaku sejak menjadi wali kota bersama wakilnya Ita saat memimpin kota Semarang sudah berkomitmen untuk membenahi hal dasar masyarakat kota semarang.

"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar dan fundamental di Semarang yaitu kesehatan dan pendidikan. Kenapa harus kesehatan dan pendidikan karena bila orang sakit pasti tidak bisa melakukan kegiatan apa pun maka warga Semarang harus sehat. Harus terlayani kesehatannya secara cepat, murah atau bahkan gratis," ujarnya beralasan.

Maka dengan berdirinya rumah sakit berkapasitas 111 tempat tidur ini wali kota telah membuka pintu selebar-lebarnya untuk swasta dan ikut terlibat melayani kesehatan di Semarang dengan mengedepankan pelayanan yang baik, cepat dan murah.

"Kenapa pintu ini saya buka selebar-lebarnya untuk pihak swasta untuk membuka rumah sakit karena jumlah kapasitas tempat tidur rumah sakit di Semarang masih belum bisa dibandingnya dengan kapasitas pendudukan kota Semarang," jelasnya.

Tujuannya adalah agar masyarakat semarang tidak kesulitan bila membutuhkan pelayanan dan berobat saat sakit. Lalu kebutuhan fundamental kedua adalah pendidikan. Setelah masyarakatnya sehat maka selanjutnya adalah pendidikan yang memadai.

Sebelumnya Direktur RSU Banyumanik 2, Drg Endang Nuriyati menjelaskan rumah sakit ini berdiri di atas 6.921 m2 dengan luas bangunan 9.098 m2 ini adalah rumah sakit swasta di bawah naungan Yayasan Al-Manshurin.

"Kami mempunyai filosofi dengan mengedepankan pelayanan yang berbasis akhlakul kharimah dengan motto kesembuhan anda harapan kami," ujarnya.

Adapun jenis pelayanan RSU Banyumanik 2 adalah trauma center, home care, pelayanan gawat darurat 24 jam, pelayanan kamar operasi, kamar bersalin dan pendoscopy dan sebagainya.

Selama menunggu proses beroperasi secara penuh, RSU Banyumanik telah menyiapkan untuk membantu pemerintah untuk melayani pasien covid-19.

"Kami telah menyiapkan 14 kamar VIP, dengan 2 ruangan ICU khusus untuk pasien covid-19," jelasnya.

Ketua Yayasan Almansyurin, Prof Singgih Tri Sulistyono menambahkan mengucapkan terima kasih kepada stakeholder khususnya pemerintah kota Semarang atas berdirinya rumah sakit tersebut.

"Pembangunan rumah ini sebagai wujud amal sholeh untuk memberikan dan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan bisa bermanfaat bagi semaua orang, khususnya masyarakat Semarang," harapnya. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved