Breaking News:

Berita Pemalang

Kesaksian Relawan Evakuasi Jenazah yang Tersangkut di Sungai Comal, Sudah Bengkak dan Luka di Kepala

Tim gabungan harus berjuang keras untuk mengevakuasi jenazah yang menyangkut di bebatuan Sungai Comal, di wilayah Desa Semingkir Kecamatan Randudongka

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Tim gabungan harus berjuang keras untuk mengevakuasi jenazah yang menyangkut di bebatuan Sungai Comal, di wilayah Desa Semingkir Kecamatan Randudongkal Pemalang. 

Pasalnya, derasnya arus sungai sangat membahayakan tim gabungan dalam proses evakuasi. 

Bahkan evakuasi pertama yang dilakukan pada Rabu (27/1) petang, sempat dihentikan karena cuaca buruk. 

Meski demikian evakuasi dilanjutkan pada Kamis (28/1) pagi, dan tim berhasil memindahkan jenazah berjenis laki-laki yang belum jelas indentitas itu. 

Penuturan dari Firdaus Tri Arasy, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemalang, dalam proses evakuasi, tim harus menggunakan tali demi keselamatan para relawan. 

"Semalam kami menggunakan tali, dan sempat terjun ke sungai untuk mengecek kedalam," paparnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (28/1/2021).

Namun usaha tim gabungan dikatakan Firdaus gagal, karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. 

"Proses evakuasi akhirnya dihentikan sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu sungai juga meluap karena hujan deras, dan kiriman air dari atas," paparnya. 

Dilanjutkannya, Kamis pukul 07.00 WIB, tim gabungan kembali ke lokasi untuk melakukan evaluasi lanjutan. 

"Beruntung jenazah masih ada di lokasi tak terbawa arus sungai. Dan evakuasi pun dilanjutkan," jelasnya. 

Menurutnya pukul 08.00 WIB, jenazah berhasil dipindahkan dan dibawa ke RS Mardatilah Pemalang. 

"Jenazah akhirnya dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulan, meski proses evakuasi dilakukan secara manual, namun kami menggunakan tali untuk keselamatan," ucapnya. 

Ditambahkannya, kondisi jenazah sudah membengkak dan ada luka pada bagian kepala. 

"Jika melihat kondisinya, kemungkinan sudah dua hari lebih jenazah itu di sungai," tambahnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved