Breaking News:

Berita Semarang

Adanya Pandemi, Bank Jateng Tetap Catatkan Kinerja Positif di Tahun 2020 

Adanya pandemi covid-19, tak mempengaruhi capaian kinerja Bank Jateng di tahun 2020.

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Ruth Novita Lusiani
Dari kanan ke kiri, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Ony Suharsono, Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya, Direktur Operasional dan Digital Banking Bank Jateng, Rahadi Widayanto, Direktur Keuangan Bank Jateng, Dwi Agus Pramudya, Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng, Pujiono dalam acara Gathering Media Partner Bank Jateng, di Hotel Gumaya, Jumat, (29/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Adanya pandemi covid-19, tak mempengaruhi capaian kinerja Bank Jateng di tahun 2020 yang masih menunjukkan adanya pertumbuhan positif. Hal ini dituturkan oleh Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno.

“Alhamdulillah pada tahun 2020 lalu, Bank Jateng masih menunjukkan berbagai pertumbuhan yang positif. Hal ini tentunya patut untuk diapresiasi, karena menggambarkan optimisme Bank Jateng meskipun di tengah kondisi pandemi,” ujar Supriyatno dalam acara Gathering Media Partner Bank Jateng, di Hotel Gumaya, Jumat, (29/1/2021).

Adapun untuk kinerja di tahun 2020, Supriyatno menuturkan Bank Jateng berhasil mencatatkan aset sebesar Rp 73,11 triliun, angka ini mencapai 104,32 persen dari target pada tahun 2020. Untuk dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 58,98 triliun, dimana angka ini mencapai 114,02 persen dari target tahun 2020, sementara untuk capaian kredit dan pembiayaan tercatat sebesar Rp 51,11 triliun, angka ini juga mencapai 101,86 persen dari target tahun 2020.

“Tak hanya itu saja, pencapaian kami yang melampaui dari target 100 persen pada tahun 2020, yakni untuk capaian laba usaha dimana tercatat sebesar Rp 1,54 triliun, angka ini mencapai 124,63 persen dari target tahun 2020,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait dengan target finansial Bank Jateng tahun 2021, Direktur Keuangan Bank Jateng, Dwi Agus Pramudya mengatakan untuk capaian DPK di tahun 2021, Bank Jateng merencanakan untuk menghimpun DPK sebesar Rp 64,14 triliun, naik 8,76 persen dibandingkan realisasi tahun 2020.

“Untuk DPK kami ini akan terdiri dari giro sebesar Rp 12,8 triliun, tabungan Rp 26,9 triliun, dan deposito sebesar Rp 24,3 triliun,” terangnya.

Lanjutnya, DPK ini akan disalurkan dalam bentuk kredit dengan pertumbuhan sebesar 4,17 persen dari tahun 2020, sehingga mencapai angka kredit Rp 53,238 triliun, yang terdiri dari kredit konsumtif Rp 34,027 triliun dan kredit produktif Rp 19,211 triliun.

Untuk capaian aset di akhir tahun 2021, Bank Jateng merencanakan aset sebesar Rp 80,1 triliun atau meningkat 9,57 persen dibandingkan dengan tahun 2020. Laba usaha juga ditargetkan mengalami peningkatan 12,30 persen dari tahun 2020, mencapai Rp 1,73 triliun.

“Setelah tahun 2020 diwarnai oleh resesi, di tahun 2021 ini kami berasumsi akan menjadi tahun recovery untuk ekonomi. Meskipun untuk saat ini masih ada tantangan yang harus dihadapi bersama, namun kami tetap optimis akan terjadi pertumbuhan di tahun ini,” paparnya.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Ony Suharsono juga menyatakan per tanggal 30 Juli 2020 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan Bank Jateng masih menunjukkan tingkat kesehatan di peringkat dua atau dalam kategori sehat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved