Breaking News:

Berita Banyumas

LPJU di Purwokerto akan Dimatikan Saat Jam Malam, Pengendara Ojol Takutkan Rawan Kecelakaan

Pemkab Banyumas menilai penyekatan jalan di wilayah perkotaan Purwokerto dinilai kurang efektif. 

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Pengendara melintas di Jalan Jenderal Sudirman Purwokerto, pada Jumat (29/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menilai penyekatan jalan di wilayah perkotaan Purwokerto dinilai kurang efektif. 

Oleh karena itu Bupati Achmad Husein mengusulkan untuk mematikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). 

Bupati mengusulkan LPJU supaya dimatikan selama penerapan jam malam.  Rencananya LPJU akan dimatikan mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. 

"Penyekatan jalan kurang efektif, LPJU dimatikan saja pukul 21.00 WIB - 04.00 WIB tapi harus koordinasi dengan pihak Kepolisian dan dinhub," katanya. 

Terkait rencana mematikan LPJU diperkotaan, tersebut menuai banyak tanggapan baik yang mendukung ataupun sebaliknya. 

Salah satu warga Purwokerto, Mahdi (25) mengatakan, jika hal tersebut untuk kebaikan bersama maka tidak masalah.

"Ya, kalau misal untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 tidak masalah. 

Tapi baiknya agar setiap simpang juga bisa untuk dijaga.  Untuk memastikan jika memang tidak ada yang melanggar jam malam, bukan dimatikan saja," terangnya. 

Pandangan lain datang dari salah seorang sopir ojek online di Purwokerto, Krisna yang mengatakan jika LPJU dimatikan maka akan mengkhawatirkan pengguna jalan. 

"Kalau LPJU dimatikan dikhawatirkan malah rawan kecelakaan.  Apalagi sopir ojek online sering juga narik malam-malam, mesti kadang tidak menentu dan tergantung orderan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (29/1/2021). 

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved