Breaking News:

Pemerintahan Baru AS Dukung Palestina Jadi Negara Berdaulat

Di bawah pemerintahan baru, AS mendukung solusi dua negara yang disepakati bersama, di mana Israel hidup damai dan aman berdampingan dengan Palestina.

[Mustafa Hassona/Anadolu]
ilustrasi - Foto ikonik A'ed Abu Amro, seorang demonstran Palestina di gaza yang viral. 

TRIBUNJATENG.COM, JENEWA - Pejabat Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menegaskan komitmen pemerintahan Joe Biden dalam menyelesaikan konflik dua negara bagi Israel dan Palestina.

Menurut dia, AS berharap secara perlahan membangun kepercayaan yang hilang antara kedua pihak.

“Di bawah pemerintahan baru, kebijakan AS akan mendukung solusi dua negara yang disepakati bersama, di mana Israel hidup damai dan aman berdampingan dengan negara Palestina kelak," kata Dubes AS, Richard Mills, pada pertemuan virtual tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB, Selasa (26/1), seperti dilansir dari VOA Indonesia, Rabu (27/1).

Meski mengakui visi tersebut mendapat tekanan serius, ia menyebut, hal itu dinilai masih menjadi solusi terbaik. Menurut dia, perdamaian tidak bisa dipaksakan kepada rakyat Israel atau Palestina.

Mills mengungkapkan, Pemerintahan Biden juga ingin memulihkan keterlibatan AS yang kredibel dengan Palestina serta Israel.

Setahun lalu, pemerintahan Trump memaparkan rencana Timur Tengah yang sangat ditunggu-tunggu. Palestina langsung menolak dan mengatakan rencana perdamaian itu sangat menguntungkan Israel.

Kesepakatan itu dinilai tidak memberi Palestina kedaulatan, negara merdeka yang berdampingan dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Sementara Israel menyambut apa yang disebut 'Kesepakatan Abad Ini' hasil perundingan tim yang dipimpin menantu Trump, Jared Kushner. (Kompas.com)

Editor: Vito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved