Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Pengakuan Bocah SD yang Curi Motor Pak RT Pak RW dan Pensiunan Polisi, Ditinggal karena Bensin Habis

GA bercerita jika ia tak memiliki keahlian khusus atau menggunakan alat saat menjalankan aksinya

Editor: muslimah
KOMPAS.com/HANDOUT POLRES JOMBANG
(ILUSTRASI) Motor hasil curian diamankan di Mapolres Jombang Jawa Timur. Pada Minggu (31/3/2019), Polisi meringkus komplotan pencuri motor beranggotakan 4 bocah berusia belasan tahun. Komplotan tersebut sudah beraksi sejak Oktober 2018. (KOMPAS.com/HANDOUT POLRES JOMBANG) 

Pengakuan Bocah SD yang Curi Motor Pak RT Pak RW dan Pensiunan Polisi, Ditinggal karena Bensin Habis

TRIBUNJATENG.COM - GA bocah 11 tahun yang masih duduk di kelas 5 SD diamankan polisi karena mencuri 3 motor masing-masing milik ketua RT, ketua RW, dan pensiunan polisi.

Korban adalah warga Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

GA nekat mencuri motor karena ingin terlihat keren dan bisa kebut-kebutan seperti teman sekolahnya.

Bocah 11 tahun itu diamankan saat mencuri motor ketiga kalinya di sebuah masjid pada Rabu (27/1/2021).

Ikatan Cinta Malam Ini 29 Januari: Al Ingin Menggendong Andin, Papa Surya Langsung Bereaksi

Terseret Mobil Saat Pergoki Suami Selingkuh, Begini Kondisi Michaela, Muncul dengan Mata Sembab

Sosok Pemilik Eiger Ronny Lukito, Baru Saja Meminta Maaf setelah Viral Video Review YouTube

Heboh WhatsApp juga Bikin Status, Apa yang Terjadi? Simak Komentar Netizen

Saat itu ia kepergok oleh penjaga masjid dan langsung dibawa ke polsek setempar,

“Saat hendak mencuri sepeda motor yang ketiga kalinya, GA kepergok penjaga masjid.

GA bersama sepeda motor curiannya langsung dibawa ke polsek,” ujar Kapolsek Mejayan Kompol Sigit Suwardi saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (28/1/2021).

Kepada polisi, GA mengaku sempat meminta motor kepada orangtuanya.

Namun keinginannya tidak dikabulkan karena faktor ekonomi.

Motor curian ditinggal karena bensin habis

GA bercerita jika ia tak memiliki keahlian khusus atau menggunakan alat saat menjalankan aksinya.

Salah satu motor dibawa GA saat pemilik lupa mengambil kunci yang masih menggantung.

Sementara motor lainnya ia ambil dengan menggunakan kunci motor yang ia temukan di jalan.

“Kebetulan dua sepeda motor lainnya itu anak kuncinya rusak. Jadi pakai kunci apa saja bisa dihidupkan sepeda motornya,” jelas Sigit.

GA mengaku tak menjual motor curiannya.

Ia menggunakan motor tersebut untuk berkeliling di wilayah Caruban.

Setelah bahan bakar habis, ia meninggalkan motor dan kuncinya di pinggir jalan.

Meski tertangkap tangan mencuri sepeda motor, GA tidak ditahan karena masih anak-anak.

Meski begitu, proses hukum tetap berlanjut.

“Karena pelaku umurnya masih di bawah 12 tahun maka dikembalikan ke orang tuanya. Namun proses hukumnya tetap jalan,” kata Sigit.

Didampingi petugas dinas sosial

Saat diperiksa kepolisian, GA ditemani petugas dinas sosial dan Bapenas.

Petugas dari dinas sosial dan Bapas akan mendampingi pelaku dan orangtuanya selama tujuh hari.

Mereka juga melakukan peneilitan di lingkungan tempat tinggal pelaku untuk mencari tahu perilaku anak tersebut.

Hasil penelitian itu akan diserahkan ke pengadilanuntuk penetapan penanganan kasus pencurian sepeda motor tersebut.

"Nanti kalau di pengadilan penetapannya anak itu dikembalikan ke Dinas Sosial dan Bapas untuk pengawasan maka polisi akan SP3," jelas Sigit.

Ia mengatakan Bapas dan dinas sosial memiliki wewenang menentukan GA diserahkan ke panti rehabilitasi atau orangtuanya.

Jika dikembalikan ke orangtua maka GA diawasi selama enam bulan oleh Bapas dan dinas sosial.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cerita Bocah 11 Tahun Curi Motor demi Terlihat Keren, Tinggalkan Hasil Curian di Jalan karena Bensin Habis

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved