Breaking News:

Berita Karanganyar

Perpanjangan PPKM Operasional Objek Wisata Dibatasi hingga Pukul 15.00 WIB

Operasional objek wisata di Kabupaten Karanganyar dibatasi hingga pukul 15.00 selama masa PPKM.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Foto ilustrasi. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat mengunjungi Rumah Atsiri Tawangmangu Karanganyar pada Februari 2020 lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Operasional objek wisata di Kabupaten Karanganyar dibatasi hingga pukul 15.00 selama masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. 

Kebijakan tersebut sesuai dengan surat edaran Instruksi Bupati Nomor 180/3 Tahun 2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk pengendalian Covid-19. 

Dalam surat edaran tersebut daya tarik wisata pengunjung dibatasi 30 persen dari kapasitas normal dan operasional sampai pukul 15.00. Sedangkan tempat hiburan, karaoke, warnet, game online, tempat olahraga dibatasi hingga pukul 20.00 dengan kapasitas 50 persen dari kondisi normal. 

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, terkait operasional objek wisata ada pengecualian bagi wisata konsep kemah serta pendakian gunung. 

"Kemah seperti paralayang dan Pendakian Gunung Lawu operasional 24 jam. Syaratnya tidak ada musik dan lainnya. Tapi kalau lainnya tetap sampai pukul 15.00," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (29/1/2021). 

Sementara itu, Marketing Rumah Atsiri Tawangmangu, Paramita Sari Indah Widarini mengungkapkan, adanya pembatasan operasional hingga pukul 15.00 tidak terlalu berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah pengunjung. Mengingat selama PPKM, jumlah pengunjung sudah mengalami penurunan. Rumah Atrisi beroperasi dari pukul 10.00 hingga pukul 17.00. 

"Memang kondisi setelah PPKM sudah mulai menurun. Sebelum PPKM bisa jual 300-400 voucher. Tapi kemarin (PPKM) itu hanya 100-200 voucher, itu kalau weekend. Hari biasa sebelumnya 60-80 voucher, sekarang 20-40 voucher. Jadi tidak terlalu pengaruh," ucapnya. 

Di Rumah Atsiri ada beberapa spot seperti taman, museum, toko, dan resto. Lanjutnya untuk mengantisipasi kerumunan, para pengunjung diarahkan ke beberapa spot tersebut. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved