Breaking News:

Sudah Ada di Kantor Pos, Kemenkeu Mulai Edarkan Meterai Baru

Meterai tempel baru itu sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.

Editor: Vito
ISTIMEWA
Meterai baru Rp 10 Ribu 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkenalkan meterai tempel baru sebagai pengganti meterai tempel lama desain 2014.

Meterai tempel baru itu sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan, meterai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui masyarakat.

Ciri umum itu di antaranya terdapat gambar lambang negara Garuda Pancasila, angka '10000', dan tulisan 'SEPULUH RIBU RUPIAH' yang menunjukkan tarif bea meterai, teks mikro modulasi 'INDONESIA', blok ornamen khas Indonesia, dan seterusnya.

Sedangkan ciri khususnya adalah warna meterai didominasi merah muda, serat berwarna merah dan kuning yang tampak pada kertas, garis hologram sekuriti berbentuk persegi panjang yang memuat gambar lambang negara Garuda Pancasila, gambar bintang, logo Kementerian Keuangan, serta tulisan 'djp' dan sebagainya.

"Desain meterai tempel baru mengusung tema Ornamen Nusantara. Tema ini dipilih untuk mewakili semangat menularkan rasa bangga atas kekayaan yang dimiliki Indonesia dan semangat nasionalisme," katanya, dalam pernyataan, Jumat (29/1).

Terkait dengan stok meterai tempel edisi 2014 yang masih tersisa, masyarakat masih dapat menggunakannya sampai dengan 31 Desember 2021 dengan nilai paling sedikit Rp 9.000.

Caranya dengan membubuhkan tiga meterai masing-masing senilai Rp 3.000, dua meterai masing-masing Rp 6.000, atau meterai Rp 3.000 dan Rp 6.000,00 pada dokumen.

DJP mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada akan meterai tempel palsu dan meterai tempel bekas pakai (rekondisi). Masyarakat diimbau meneliti kualitas dan memperoleh meterai tempel dari penjual yang terpercaya. (Tribun Network)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved