Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Temanggung

Pikatan Water Park Temanggung Sediakan Tempat Meludah di Luar Kolam, Segera Dibuka

Objek wisata air Pikatan Water Park Temanggung direncanakan bisa dibuka pada pertengahan Februari 2021 mendatang.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Pikatan Water Park Temanggung 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Objek wisata air Pikatan Water Park Temanggung direncanakan bisa dibuka pada pertengahan Februari 2021 mendatang.

Jajaran direksi Bhumi Phala Wisata yang menaungi wahana Pikatan Water Park dan Tirto Asri Temanggung saat ini tengah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan.

Pelaksana Tugas Direktur Bhumi Phala Wisata, Edi Cahyadi mengatakan, jajaran direksi telah melakukan studi banding ke tempat wisata wahana air di daerah Jawa Tengah yang sudah dibuka.

Hasilnya, beberapa sarpras pendukung pencegahan Covid-19 seperti tempat cuci tangan, thermogun, handsanitizer, masker cadangan, hingga aturan pembatasan pengunjung dengan mengukur luasan tempat mulai dipersiapkan. 

Kata Edi, ia juga menyiapkan tempat khusus meludah yang saat ini belum ada di Pikatan.

Sebagaimana hasil studi banding di tempat lain seperti Owabong Water Park yang ada di Purbalingga dan beberapa wahana air lainnya.

"Dari sejumlah protokol kesehatan yang sudah disediakan hasil studi banding, Pikatan Water Park ternyata belum mempunyai tempat khusus meludah.

Ini yang masih kami persiapkan nanti seperti apa bentuknya selama 2 pekan," terangnya di Temanggung, Minggu (31/1/2021).

Menurut Edi, Pikatan Water Park sendiri sudah ditutup sejak 16 Maret 2020.

Wahana air yang dikelola Pemerintah Daerah ini ditutup setelah adanya kasus corona pertama di Kabupaten Temanggung.

Kini, beberapa persiapan lain seperti pengukuran Ph air, pengecekan papan seluncuran, sirkulasi air, pengecekan pipa, hingga selokan terus diupayakan.

Dengan harapan agar tidak menimbulkan sesuatu yang fatal bagi pengunjung nantinya.

Edi menuturkan, sebelum wahana bisa dibuka, persiapan harus benar-benar maksimal untuk menjamin keamanan dan kenyaman pengunjung dalam suasana adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Ia juga mengukur jumlah koefisien pengunjung berdasarkan luasan tempat wisata agar tidak terjadi kerumunan. Bisa jadi, katanya, hanya diperbolehkan 35 persen pengunjung dari total kapasitas daya tampung.

"Sebelumnya, sudah dilaksanakan rapat koordinasi bersama pembina Perumda Kabupaten Temanggung dan telah sepakat untuk melaksanakan persiapan pembukaan Pikatan Water Park dan Tirto Asri.

Targetnya dua pekan persiapan sudah selesai," ujarnya.

Edi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memastikan, terhadap tempat wahana yang rusak akibat lama tidak terpakai dan tidak terawat akan dilakukan perbaikan hingga layak.

Pihaknya juga mencukupi kebutuhan obat-obatan dan satu unit armada yang rencananya digunakan sebagai mobil siap siaga.

Bagi calon pengunjung yang bersuhu tubuh tinggi, tidak diperkenankan masuk ke dalam kolam renang, sebelum suhu tubuhnya kembali normal.

Begitu pula kepada pengunjung yang hendak meludah, tidak diperkenankan meludah di dalam air dan sembarang tempat. Melainkan harus keluar dari air dan mencari tempate meludah khusus.

"Infrastruktur baru yang sedang kami siapkan yaitu tempat meludah bagi para pengunjung. Jadi meludah tidak boleh sembarangan walaupun di dalam air.

Semaksimal mungkin nanti petugas akan mengingatkan pengunjung untuk meludah harus keluar dari kolam dan meludah di tempat yang telah disediakan," katanya.  

Ia mengatakan, kini persiapan masih terus dilakukan.

Adapun kapan waktu beroperasinya, jajaran Direksi Pikatan Water Park menunggu izin dari Bupati Temanggung dan Satgas Covid-19.

"Setelah pembenahan selesai, kami akan mengundang Satgas Covid-19.

Kami paparkan protokol kesehatan dan sebagainya yang telah dipersiapkan.

Kalau dirasa semuanya siap dan diizinkan, kami akan siap beroperasi kembali," terangnya.

Kordinator tim pembina BUMD Bagian Perekonomian Setda Temanggung, Heri Kardono menjelaskan, pengkajian dan persiapan sarana dan prasarana di Pikatan Water Park terus dilakukan.

Pihaknya akan terus melakukan pemantauan agar sarana pendukung yang disiapkan bisa maksimal.

Dengan tujuan, agar wahana tersebut bisa segera dibuka untuk umum dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat.

"Ketika dibuka nanti, kami belum memberikan target pendapatan.

Biarkan mengalir dulu dengan fokus membuat pengunjung aman dan nyaman.

Setelah itu, bisa dilakukan perubahan dengan melihat perkembangan yang ada," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved