Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Cara Mendapat Tiket KRL Solo Jogja Harga Rp 1, Siap-siap Begadang!

Kereta Rel Listrik alias KRL jurusan Solo Jogja pergi pulang sudah resmi dibuka untuk umum.

tribunsolo.com
Penampakan KRL Solo Jogja. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kereta Rel Listrik atau KRL Solo Jogja resmi dibuka, Senin (1/2/2021).

Tiket kereta langsung ludes. 

Hal ini tampak di aplikasi KRL Access.

Tiket untuk 5 jadwal keberangkatan sudah habis.

Sejumlah penumpang KRL harus menuju Sky Bridge Stasiun Solo Balapan.

Mengingat lokasi loket berada di sana.

Antre membeli kartu multi trip (KMT) yang dipakai untuk layanan KRL nampak di loket.

Antrean pengunjung tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Antrean dibikin berjarak kurang lebih 1 meter.

Nah, untuk KMT dibanderol Rp 30 ribu.

Itu untuk biaya kartu sebesar Rp 20 ribu dan saldo sebesar Rp 10 ribu.

Setelah mendapat KMT, penumpang diarahkan petugas menuju eskalator untuk turun ke pintu masuk peron KRL.

Para penumpang kemudian diminta menempelkan KMT ke sarana yang telah disediakan.

Mereka kemudian bisa menuju peron 4 atau 5 yang menjadi lokasi pemberhentian KRL.

Para penumpang bisa menunggu di kursi yang telah disediakan pihak Stasiun Solo Balapan.

KRL Yogyakarta - Solo pulang pergi tiba.

Para penumpang diarahkan supaya tidak berdesakan saat masuk ke dalam kereta.

Di dalam kereta, jarak antar para penumpang diatur sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Ada tanda bertulisan 'Dilarang Duduk di Kursin Ini Harap Jaga Jarak' terpasang di kursi.

Tak hanya di kursi, tanda jaga jarak juga di tempel di lantai.

Itu digunakan untuk mengatur jarak penumpang yang berdiri.

Para penumpang duduk mengikuti larangan tersebut, yakni berjarak.

Beberapa penumpang nampak mengabadikan momen pertama kali mereka naik KRL dengan berfoto atau membikin video di dalam kereta.

Rela Begadang Reservasi Tiket

Uji coba KRL Solo-Jogja untuk masyarakat umum dimulai mulai 1 sampai 7 Februari 2021.

Dari pantauan TribunSolo.com, antusias masyarakat dalam menjajal KRL tinggi.

Itu nampak dari ludesnya tiket KRL di hari pertama yang hanya bayar Rp 1.

Menilik aplikasi KRL Access, tiket untuk 5 jadwal keberangkatan sudah habis terjual.

Mulai dari pukul 08.25 WIB sampai keberangkatan terakhir 15.37 WIB dari Stasiun Solo Balapan habis.

Bahkan kondisi gerbong juga penuh tetapi sesuai dengan protokol kesehatan ketat.

Setiap kursi dikasih pembatas tanda tak boleh duduk.

Seorang penumpang, Lukman Hakim (28) mengatakan dirinya bahkan sampai rela menunggu hingga tengah malam supaya bisa mendapat tiket.

"Saya pesannya dari aplikasi tadi malam, saya buka pukul 00.00 WIB tapi belum tampil di aplikasi, terus saya tunggu pukul 00.05 WIB baru muncul," kata Lukman, Senin (1/2/2021).

Lukman bahkan rela tidak tidur lebih awal seperti biasanya supaya tidak kehabisan tikel KRL Yogyakarta - Solo.

Menurutnya, hari pertama pasti antusiasnya tinggi.

"Saya ngalahi tidak tidur menunggu sampai pukul 00.00 WIB.

Normalnya tidur pukul 21.30 WIB," ucapnya.

Naik KRL Yogyakarta - Solo menjadi pengalaman pertama pria asal Salatiga itu.

"Mencoba pengalaman baru, sebelumnya belum pernah mencoba ingin tahu pelayanannya gimana, prosesnya membeli kartu KMT, masuk ambil antriannya seperti apa," ujarnya.

Gratis Mulai Hari Ini

Masayarakat yang ingin menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Jogja, bisa melakukannya mulai Senin (1/2/2021) hingga Minggu (7/2/2021).

Sebab, PT KAI akan melakukan diuji coba KRL Solo-Jogja, tapa dipungut biaya alias gratis

Masyarakat yang ingin menikmati KRL ini diwajibkan mendaftarkan diri secara daring.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan pendaftaran uji coba KRL untuk masyarakat menggunakan aplikasi KRL Access milik PT KAI Commuter.

Ia menyebutkan aplikasi ini dapat diunduh melalui Playstore pada ponsel Android atau Appstore pada ponsel iOS serta mengaktifkan akun di KRL Access.

"Bagi masyarakat yang ingin mengikuti uji coba kemudian dapat mengakses KAI Access dan klik 'AMBIL ANTRIAN', " kata Anne, kepada TribunSolo.com, Minggu (24/1/2021).

Anne mengatakan setelah ambil antrian, nantinya akan aktif mulai pukul 00.00 WIB setiap harinya.

Sehingga pendaftaran uji coba hanya dapat dilakukan pada hari yang sama.

"Masyarakat yang ingin mendaftar, akan diberikan waktu mulai pukul 00.00 WIB, dan berakhir dalam pukul 00.00 WIB di hari berikutnya," kata Anne.

Selanjutnya Anne mengatakan diberikan kuota peserta uji coba KRL Solo-Jogja.

Sehingga calon peserta dapat memilih stasiun keberangkatan dan jadwal KRL uji coba yang hendak dinaiki.

"Masyarakat memilih jadwal tertera waktu untuk boarding dan waktu keberangkatan kereta, kemudian lakukan konfirmasi pilihan keberangkatan, serta pastikan muncul tampilan yang mengkonfirmasi bahwa Anda telah berhasil mengambil antrian," kata Anne.

Sejumlah aturan pendaftaran atau ambil antrian peserta uji coba KRL yang juga patut dipahami.

Yang pertama antrian ini hanya berlaku untuk satu orang, sehingga apabila tiga calon peserta hendak pergi bersama, maka ketiganya harus memiliki antrian yang sukses dan sesuai pada aplikasi KRL Access di masing-masing telepon selulernya.

Kemudian untuk mencegah satu orang mengambil banyak antrian, nantinya setiap akun KRL Access yang digunakan hanya dapat memiliki dua antrian berstatus aktif.

"Satu antrian juga berlaku untuk satu perjalanan, tidak berlaku pulang pergi, sehingga bila masyarakat hendak mengikuti uji coba pulang pergi, pastikan Anda telah mengambil antrian untuk dua perjalanan pulang-pergi," jawab Anne.

Selain memiliki jatah kuota / antrian untuk mengikuti perjalanan KRL Uji Coba, calon peserta juga wajib memiliki tiket yang sesuai untuk naik KRL.

Masyarakat dapat menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) yang dengan mudah didapatkan di seluruh loket stasiun dengan harga Rp 30.000,- sudah termasuk saldo Rp 10.000.

Selain KMT, masyarakat juga dapat menggunakan dengan menggunakan kartu uang elektronik dari bank yang sudah bekerja sama KAI Commuter yaitu Emoney Mandiri, BRIZZI BRI, Tap Cash BNI, dan Flazz BCA.

"Setiap KMT atau kartu uang elektronik bank juga hanya berlaku untuk satu orang, pada masa uji coba, tarif perjalanan yang dikenakan adalah Rp 1 untuk setiap perjalanan," kata Anne.

Selain itu, Anne meminta untuk parw calon peserta juga harus mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai protokol kesehatan di stasiun dan kereta.

Protokol ini termasuk pengukuran suhu tubuh, wajib menggunakan masker kain tiga lapis atau masker kesehatan, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL, serta menjaga jarak.

"Lewat uji coba ini nantinya, kami berharap mendapat masukan seluas-luasnya dari masyarakat untuk terus memaksimalkan layanan KRL Solo-Jogja agar dapat menjadi pilihan transportasi terbaik bagi para penglaju di wilayah ini," imbau Anne.

Sebagai informasi, uji coba KRL Solo-Jogja dilakukan dua tahap.

Pada 20 – 31 Januari uji coba adalah untuk undangan terbatas.

Serta tahap kedua, uji coba bagi masyarakat umum akan berlangsung pada 1 – 7 Februari 2021. 

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Suasana Hari Pertama KRL Jogja-Solo Dibuka untuk Umum : Para Penumpang Asyik Abadikan Foto dan Video

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved