Berita Jateng
Sukirman Tanggapi PPKM Ala Gubernur Ganjar Jateng di Rumah Saja
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mendukung gerakan ini agar upaya pencegahan Covid-19 semakin masif.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menyikapi kasus Covid-19 yang tetap meningkat di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar Pranowo akan melakukan pengetatan.
Ada beberapa ikhtiar yang akan dilaksanakan pemprov ke depan.
Antara lain menggalakan gerakan Jateng di Rumah Saja.
Masyarakat diminta agar tetap di rumah saja selama dua hari di akhir pekan.
Gubernur tengah menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaannya supaya efektif menekan penyebaran covid.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mendukung gerakan ini agar upaya pencegahan Covid-19 semakin masif.
Namun, yang perlu ditekankan ialah perlunya tindakan tegas di lapangan.
Sanksi juga harus diberikan.
Melihat saat PPKM saja, masih ditemukan banyaknya masyarakat yang melanggar aturan tidak menjalankan protokol kesehatan dengan benar.
"Gerakan di rumah saja saya kira harus didorong.
Akan tetapi jangan menimbulkan kebingungan di masyarakat, masyarakat bingung, katanya PPKM tapi tindakan atau penegakannya tidak tegas.
Gerakan itu jangan bagus hanya di citra publik," kata Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman, Senin (1/2/2021).
Seperti yang ia jumpai di lapangan saat PPKM Jilid 1 hingga Jilid 2 ini, faktanya banyak restoran buka hingga malam hari melewati batas aturan yang ditentukan sesuai regulasi.
Sebaliknya, kata dia, pedagang kecil atau kaki lima dan angkringan yang justru disiplin mematuhi regulasi dalam PPKM.
Gerakan ini akan efektif jika ada tindakan atau penegakan aturan.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menuturkan agar petugas tidak ragu-ragu melakukan tindakan tegas lantaran sudah dilindungi dan diatur beleid.
"Gerakan ini harus dilakukan dengan diimbangi pengawasan dan penindakan aparat keamanan.
Tegas ini dalam arti, bukan memukuli, seperti di India.
Tapi secara persuasif, pendekatan ke masyarakat supaya tidak keluar dari arena rumah selama dua hari itu dan tidak bepergian," ucap Sekretaris DPW PKB Jateng ini.
Selama dua hari itu, petugas juga harus melakukan penegakan disiplin dengan melakukan operasi atau patroli.
Harus diawasi secara ketat.
Dengan gerakan ini, ia berharap pola hidup ini dapat menjadi kebiasaan baru di masyarakat.
Supaya selanjutnya, warga berhati-hati untuk kontrol dan mawas diri menegakan protokol kesehatan supaya terhindar dari covid.
(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sukirman-wakil-ketua-dprd-jateng.jpg)