Breaking News:

Berita Tegal

Vidcon Penanganan Covid-19 di Provinsi Jateng, Gubernur Ganjar Sebut Bupati Tegal Sangar

Bupati Tegal Umi Azizah mengikuti Rapat Evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jateng secara virtual.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Bupati Tegal Umi Azizah saat ditemui setelah mengikuti Rapat Evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jateng secara virtual yang diikuti 35 Kabupaten/Kota, pada Senin (1/2/2021) berlokasi di rumah dinas Bupati. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal  Umi Azizah bersama jajarannya mengikuti Rapat Evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jateng secara virtual yang diikuti 35 Kabupaten/Kota, pada Senin (1/2/2021) berlokasi di rumah dinas Bupati. 

Dipimpin langsung oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, ada beberapa hal yang menjadi topik utama pembahasan yaitu tentang penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), sanksi protokol kesehatan, vaksinasi, target menyediakan ruang ICU minimal 15 kamar untuk penanganan Covid-19, sampai rencana program dua hari Jateng sepi. 

Pada kesempatan ini, Gubernur Ganjar juga menyampaikan beberapa daerah yang kasus penyebaran Covid-19 masih tinggi.

Di antaranya yaitu Banyumas, Cilacap, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, eks karesidenan Semarang, Kota Semarang, eks karesidenan Kedu Temanggung, dan eks karesidenan Pati yaitu Blora.

Sedangkan eks karesidenan Pekalongan termasuk di dalam nya Kabupaten Tegal jumlah kasus Covid-19 cenderung turun.

Sehingga ia mengimbau kepada para kepala daerah Kabupaten dan Kota yang ada di Jateng untuk menggencarkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. 

"Saya beri contoh Bupati Tegal itu sangar, karena dari target setiap Kabupaten/Kota harus menyediakan ruangan ICU minimal 15 kamar, di Kabupaten Tegal sendiri sudah ada 14  jadi hanya kurang 1 kamar saja. Sehingga saya bilang sangar karena responnya sangat cepat," kata Ganjar, saat memberikan paparannya Senin (1/2/2021).

Tercatat tidak hanya Kabupaten Tegal saja yang sudah memiliki 14 kamar, tapi daerah lain juga ada yaitu Brebes dan Demak. Sedangkan Batang, Boyolali, Jepara, Kota Pekalongan, dan Grobogan baru mempunyai 6 kamar, ada juga yang hanya memiliki 4 kamar yaitu Kendal. 

Ganjar menyebut, pelaksanaan PPKM Jawa-Bali tahap dua seluruh Kabupaten/Kota di Jateng harus ikut berpartisipasi. Idealnya seperti uji coba selama dua hari (Sabtu-Minggu) di Jateng sepi tidak ada yang keluar rumah.

Pihaknya mendorong seluruh masyarakat katakan yang punya usaha tutup dulu selama dua hari, jadi semuanya di dalam rumah tidak ada yang melaukan aktivitas di luar rumah.

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved