Breaking News:

Berita Regional

Dedi Mulyadi Tengok Pengamen Ditusuk Oknum Satpol PP, Luka 6 Jahitan: Biaya RS Biar Saya Urus

Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Dedi Mulyadi menengok pengamen yang ditusuk oknum Satpol PP di Kabupaten Subang.

Istimewa
Dedi Mulyadi menengok pengamen yang ditusuk oknum Satpol PP di Kabupaten Subang. (youtube Dedy Mulyadi) 

TRIBUNJATENG.COM, SUBANG - Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Dedi Mulyadi menengok pengamen yang ditusuk oknum Satpol PP di Kabupaten Subang, Selasa (2/2/2021). 

Korban bernama Udung, pria 40 tahun. 

Dedi Mulyadi pun mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat. 

Rumah Sakit yang menangani adalah RS PTPN Subang.

Tak lupa, Dedi nge-vlog saat membesuk si pengamen

Dia mendapati Udung masih tergolek di atas ranjang rumah sakit. 

Udung selesai dioperasi. 

Dia pun menceritakan kejadian lengkap soal pemalakan yang dilakukan oknum Satpol PP, sampai tragedi penusukan itu terjadi. 

Dedi Mulyadi menengok pengamen yang ditusuk oknum Satpol PP di Kabupaten Subang. (youtube Dedy Mulyadi)
Dedi Mulyadi menengok pengamen yang ditusuk oknum Satpol PP di Kabupaten Subang. (youtube Dedy Mulyadi) (Istimewa)

"Bapak ditusuk?" tanya Dedi Mulyadi

"Iya pak," jawab Udung.

"Sakit?" sahut Dedi.

"Ya sakit pak," balas Udung sedikit tertawa.

Dedi mengatakan agar Udung fokus penyembuhan diri. 

Selanjutnya biarkan polisi yang bertindak. 

"Negeri ini sudah tidak menolerir tindakan kekerasan dilakukan oleh siapapun, apalagi yang mengaku dirinya aparat Satpol PP.

Saya akan telepon pak Bupati, Pak Sekda, Kepala Satpol PP.

Mudah-mudahan kasus ini segera diselesaikan," kata Dedi disambut anggukan para pengamen.

6 Jahitan

Udung menderita luka tusuk di perut. 

Tim medis mengatakan sudah berhasil menindak pendarahan yang dialami Udung.

"Tadi di dalam 2 jahitan. 

Terus luarnya 4 jahitan. 

Jadi total ada 6 jahitan, pak," kata tim medis RS PTPN Subang yang bertugas. 

Udung, pengamen angklung yang ditusuk Satpol PP Kabupaten Subang.
Udung, pengamen angklung yang ditusuk Satpol PP Kabupaten Subang. (Istimewa)

Terakhir, pihak tim medis akan menyuntikan anti tetanus ke tubuh Udung. 

Mereka berharap pisau yang digunakan oknum Satpol PP untuk menusuk tidak karatan.

"Korban datang kemari sudah dalam kondisi terluka. 

Sehingga kami tidak tahu kondisi pisau yang digunakan untuk menusuk. 

Suntikan (anti tetanus) ini hanya untuk jaga-jaga saja," tambah tim medis.

Tanggung Biaya Operasi

Dedi pula berujar semua biaya rumah sakit ditanggungnya. 

Seluruh tagihan operasi Udung adalah Rp 775 ribu. 

"Bapak ambil dari sini.

Bapak ambil Rp 1 juta pak.

Tinggal ambil dari sini.

Sisanya kasih satpam," pinta Dedi. 

Penusukan

Oknum Satpol PP tega menusuk perut pengamen di Jalan Otto Iskandardinata, Kabupaten Subang.

Tragedi itu terjadi pada Selasa (2/2/2021). 

Udung (40) ditusuk di bagian perut. 

Kini dia mengalami pendarahan di luka. 

Seorang korban lainnya yakni Ilham Yusril (19) tubuhnya dipukuli.

Kedua korban kemudian dirawat di rumah sakit PTPN VIII Subang.

Kronologi

Kandar Iskandar (19) saksi insiden ini yang juga rekan korban mengatakan, awalnya dua anggota Satpol PP meminta uang kepada para pengamen, termasuk tim angklung mereka.

Namun para pengamen itu tidak langsung memberikan uang.

"Kami gak langsung kasih soalnya belum dapat uang," kata Kandar.

Menurut Kandar, saat itu sedang sepi belum menghasilkan uang.

"Kami bilang ngamen lagi sepi, eh dianya malah maksa.

Akhirnya kami kasih uang Rp 10 ribu. 

Satpol PP itu marah-marah minta ditambah," ujarnya kepada para wartawan.

"Dia mintanya 20 ribu, tapi kan emang belum dapat uang," lanjut Kandar.

Menurut Kandar, anggota Satpol PP tersebut kerap meminta uang kepada para pengamen.

"Setiap harinya mereka minta, biasanya memang Rp 10 ribu," kata Kandar.

Ditemui terpisah, Ilham Yusril (19) seorang korban mengatakan setelah mengalami pemerasan, para pengamen lalu melaporkan kejadian tersebut ke kantor Satpol PP.

"Namun bukannya dibantu, kami malah dikeroyok Satpol PP di kantornya," ujar Ilham.

"Handphone kami sempat diambil oleh anggota Satpol PP, kami tidak terima," kata Ilham.

Menurut Ilham, ia dan Udung sempat digertak.

"Dia (oknum anggota Satpol PP) bilang begini ke saya, 'Kamu mau melawan aparat?' Lalu dia mengeluarkan pisau.

Sempat ditusukan ke arah saya tapi enggak kena, malah yang kena Pak Udung," kata Ilham.

Hingga berita ini dibuat, pihak Satpol PP Kabupaten Subang belum bersedia dikonfirmasi oleh para wartawan.

Kasatpol PP Kabupaten Subang Dikdik Solihin mengatakan, pihaknya menyerahkan persoalan itu ke pihak kepolisian.

"Nanti dulu yah, semuanya sudah diurus pihak kepolisian," kata Didik.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved