Breaking News:

Pendidikan

Nadiem Makarim Luncurkan Merdeka Belajar Program Sekolah Penggerak

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, meluncurkan Merdeka Belajar Episode 7 yaitu program sekolah penggerak.

Istimewa
Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, saat meluncurkan program sekolah penggerak secara virtual. 

"Kemudian, untuk tahun ajaran 2023/2024, kita akan libatkan 20.000 satuan pendidikan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Selanjutnya sampai 100 persen satuan pendidikan menjadi sekolah penggerak," terangnya.

Pendaftaran program sekolah penggerak dimulai dari pendaftaran kepala sekolah. Pendaftaran dibuka untuk kepala sekolah semua jenjang mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SLB. Bagi kepala sekolah yang ingin menjadi bagian dari program ini dapat segera mendaftar sebelum 6 Maret 2021 mendatang.

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda mengapresiasi dan mendukung gagasan serta inisiasi Kemendikbud terkait program sekolah penggerak. Program ini, katanya, adalah bagian dari peta jalan pendidikan merdeka belajar yang sudah memasuki episode ke-7.

"Ini adalah upaya percepatan transformasi pendidikan,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, program ini adalah bagian penyempurnaan peningkatan mutu sekolah yang sudah beberapa kali dicanangkan Kemendikbud. Menurut Syaiful Huda, kebijakan ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap stigma sekolah unggulan.

"Ini bukan pembeda antara sekolah unggulan dan sekolah pinggiran. Kita akan terus pantau pelaksanaannya di lapangan agar tidak ada jarak antara perencanaan dan implementasi," tegasnya.

DPR mendorong dibentuknya tim dan pelibatan seluruh anggota masyarakat agar target sekolah penggerak dipahami dengan komprehensif oleh seluruh pihak yang terlibat. Selain itu, komunikasi dan kolaborasi efektif termasuk dinas pendidikan di seluruh Indonesia juga harus dilakukan.

Syaiful mengatakan, butuh usaha yang lebih dalam menyukseskan program sekolah penggerak karena semua masyarakat dan pemerintah sedang menghadapi kondisi darurat Covid-19.

"Selamat kepada Kemendikbud, semoga program ini menjadi bagian yang utuh dari kebijakan transformasi pendidikan kita," tutupnya. (Nal)

Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved