Breaking News:

Berita Boyolali

Satgas Covid-19 Boyolali Karantina Ratusan Orang di Asrama Haji Donohudan Sepulang Wisata dari Bali 

Satgas Covid-19 Kab Boyolali karantina ratusan warga yang tergabung Paguyuban Pedagang Pasar Cepogo.

Istimewa
Warga yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Cepogo ketika sampai di Asrama Haji Donohudan, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Boyolali karantina ratusan warga yang tergabung Paguyuban Pedagang Pasar Cepogo sepulang wisata dari Bali, di Asrama Haji Donohudan Ngemplak, Selasa, (2/2/2021). 

Menurut Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bo

Petugas Damkar Boyolali ketika melalukan penyemprotan kepada 5 armada bus yang ditumpangi Paguyuban Pedagang Pasar Cepogo di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Selasa (2/2/2021).
Petugas Damkar Boyolali ketika melalukan penyemprotan kepada 5 armada bus yang ditumpangi Paguyuban Pedagang Pasar Cepogo di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Selasa (2/2/2021). (Istimewa)

yolali, Masruri, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayahnya. 

"Kami menyambut kedatangan 193 warga Boyolali yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Cepogo yang terlanjur melaksanakan wisata ke Bali selama 4 hari," ucapnya. 

Pria yang juga menjabat Sekda Kabupaten Boyolali itu mengatakan pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini, ternyata masih ada orang-orang yang berwisata dengan jumlah besar. 

"Sehingga, Pemerintah Kabupaten Boyolali mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kesehatan masyarakat," jelasnya. 

Menurutnya, masyarakat yang pulang wisata itu setibanya di Boyolali dikumpulkan di Asrama Haji Donohudan untuk dilakukan karantina sementara. 

Masruri menyampaikan, ratusan orang itu dilakukan tes cepat antigen untuk memastikan apakah ada yang positif Covid-19 atau tidak. 

"Hal ini, agar dapat memilah, jika ada yang positif Covid-19 akan dilakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Karena, warga ini, banyak berhubungan dengan masyarakat, mereka mayoritas pedagang di Pasar Cepogo," katanya. 

Sehingga, lanjut dia, bila tidak dilakukan skrining ada yang positif bisa menular ke warga lainnya, termasuk keluarga yang ditinggalkan di rumah. 

"Lima dinyatakan reaktif terdiri dari 3 dewasa dan 2 anak anak. Hasil dari rapid antigen ada 3 orang diisolasi di Asrama Haji dan 2 anak isolasi mandiri di rumah masing-masing," jelasnya. 

Menurutnya, sebanyak 193 warga itu melakukan kegiatan wisata ke Bali dengan 5 armada bus. 

"Mereka melakukan kegiatan wisata ke Bali pada masa PPKM yang tidak diketahui atau tanpa ada izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten Boyolali," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved