Breaking News:

Berita Demak

Tak Tahan Hidup di Rumah Tergenang Rob, Warga Mondoliko Demak Minta Pemkab Lakukan Relokasi

Jumlah keluarga penghuni Dukuh Mondoliko, Desa Bedono, Kabupaten Demak, terus berkurang.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: sujarwo

Perempuan warga RT 2 ini menuturkan,  inginnya pindah dari dukuh tersebut karena setiap hari terkena rob dan rumah kemasukan air. 

Ia bersedia dipindah di mana saja, asal masih di Demak, terutama masih di Kecamatan Sayung.

Terkait keinginan warganya yang ingin direlokasi, Sukiyo mengatakan semua warganya memang mengharapkan Pemerintah Kabupaten Demak melakukan relokasi.

Keinginan untuk direlokasi, kata dia, sudah disampaikan kepada pihak kelurahan. Bahkan sejak 2018. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut terkait proses relokasi.

"(sementara ini) bertahan (dulu) di rumah yang dimiliki ini. Sebenarnya sudah ingin pindah," jawabnya.

Pemulihan Desa Pesisir

Sekretaris Jenderal  Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Susan Herawati menyatakan ada dua penyebab desa-desa pesisir di Kecamatan Sayung tenggelam dan hampir tenggelam.

"Pertama, abrasi terjadi karena pengurukan Pelabuhan Tanjung Mas di Kota Semarang yang lokasinya tidak jauh dari desa-desa ini. Temuan ini berasal dari pengakuan masyarakat yang melihat dan merasakan langsung dampak abrasi yang menenggelamkan desa mereka," kata Susan, melalui keterangan tertulis, kepada Tribun Jateng, Senin (1/2/2021).

Pengakuan masyarakat setempat, kata dia, juga mendapat afirmasi dari temuan ahli yang menyatakan hal serupa. Di mana keberadaan Tanjung Mas menjorok hingga1,8 kilometer ke laut yang menjadi satu di antara banyak penyebab abrasi.

"Kedua abrasi dan tenggelamnya sejumlah desa di Kecamatan Sayung, Demak, disebabkan oleh krisis iklim yang mendorong permukaan air laut naik begitu cepat."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved