Breaking News:

Berita Slawi

Bupati Tegal Umi Azizah Soroti ASN yang Sering Korupsi Waktu. 

Bupati Tegal Umi Azizah menyoroti kebiasaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sering korupsi waktu.

Ist./Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat memimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Tegal, Rabu (3/2/2021) di Pendopo Amangkurat. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah

Bupati Tegal, Umi Azizah, saat memimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Tegal, Rabu (3/2/2021) di Pendopo Amangkurat.
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat memimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Tegal, Rabu (3/2/2021) di Pendopo Amangkurat. (Ist./Humas Pemkab Tegal)

menyoroti kebiasaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sering korupsi waktu. Hal ini ia sampaikan saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Tegal, Rabu (3/2/2021) di Pendopo Amangkurat. 

Menurut Umi sebagai ASN seharusnya memiliki integritas tinggi dan berkomitmen diri untuk tidak korupsi.

"Termasuk korupsi waktu yang hanya datang ke kantor saat absen saja tapi tengah-tengahnya kosong entah pergi kemana, yang jelas tidak ada kontribusinya pada organisasi maupun  pemerintahan. Jika menemukan yang seperti ini tolong laporkan ke saya, termasuk tindakan melanggar hukum, langsung laporkan ke saya dan akan saya proses," tegas Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (3/2/2021). 

Umi juga menyampaikan untuk membangun keswadayaan dan menumbuhkan partisipasi, serta nilai-nilai kegotongroyongan di masyarakat yang kian hari kian luntur. 

Karena nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari upaya membangun trust, membangun kepercayaan publik kepada pemerintah.

"Sekalinya itu hilang, hilang pula kewibawaan pemerintah, kewibawaan bapak, ibu di mata masyarakat. Dan dari pandemi ini pula kita banyak belajar tentang implementasi kebijakan publik, kinerja organisasi perangkat daerah dalam melayani publiknya, hingga menangkap respon publik sebagai feedback dari kerja bapak dan ibu sekalian," jelasnya. 

Dikatakan, tidak hanya sebagai abdi dan pelayan publik yang baik, ASN juga harus dapat mengajak masyarakat agar lebih peduli dan ikut serta dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19. 

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membanun mentalitas yang baik dengan menjadi contoh pribadi yang santun, sederhana, dan tidak menunjukkan kemewahan di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat saat ini.

"Inilah tugas terbesar kita sekarang, untuk mendongkrak indeks efektivitas pemerintahan. Sehingga melalui skema Smart ASN, saya terus mendorong terciptanya PNS-PNS yang berkualitas, profesional, berdaya saing, berwawasan global, dan memiliki integritas," kata Umi.

Adapun jumlah peserta yang dilantik serta diambil sumpah janji jabatan pejabat administartor, dan pengawas di Lingkungan Pemkab Tegal sebanyak 198 orang. 

Acara tetap menggunakan protokol kesehatan dan dilakukan di empat tempat berbeda, yaitu Pendopo Amangkurat, aula BKD, aula BPKAD, serta aula Bappeda dan Litbang Kabupaten Tegal. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved