Breaking News:

Berita Temanggung

Cetak Generasi Ahli Quran, Baznas Temanggung Berikan 10 Ribu Eksemplar Alquran ke Siswa SD

Baznas Kabupaten Temanggung berikan 10.000 eksemplar Alquran kepada siswa SD yang tersebar di Temanggung.

Tribun Jateng/Saiful Ma'sum
Pemberian simbolis Al Quran, buku tuntunan salat, dan buku Iqra dari Baznas Temanggung kepada pengurus SD, Rabu (3/2/2021) di aula Dindikpora Temanggung. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG -

Pemberian simbolis Al Quran, buku tuntunan salat, dan buku Iqra dari Baznas Temanggung kepada pengurus SD, Rabu (3/2/2021) di aula Dindikpora Temanggung.
Pemberian simbolis Al Quran, buku tuntunan salat, dan buku Iqra dari Baznas Temanggung kepada pengurus SD, Rabu (3/2/2021) di aula Dindikpora Temanggung. (Tribun Jateng/Saiful Ma'sum)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung memberikan 10.000 eksemplar Alquran kepada siswa SD yang tersebar di Temanggung. Tidak hanya itu, sebanyak 12.300 eksemplar buku tuntunan salat lengkap, dan 12.300 eksemplar buku Iqra turut diberikan kepada 400-an SD yang ada.

Ketua Baznas Temanggung, Djundardo mengatakan, bantuan itu dimaksudkan untuk membantu siswa SD giat membaca Alquran dengan baik dan benar. Dengan harapan, dapat mencetak generasi ahli Alquran, berjiwa soleh dan solehah, berakhlakul karimah, berjiwa pancasila, dan rajin salat serta ibadah.

Rencananya, kata Djundardo, bantuan itu akan didistribusikan ke 20 kecamatan mulai besok, Kamis (4/2/2021) melalui kordinator wilayah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) yang ada di Kecamatan. Setiap sekolah nantinya mendapatkan 30 eksemplar Iqra', 30 eksemplar buku tuntunan salat, dan 23 Alquran

"Dengan bantuan ini, kami berharap bisa menerapkan pendidikan Alquran sejak dini. Dengan harapan, siswa jadi rajin membaca Alquran, rajin salatnya, dan menjadi anak yang salih dan salihah. Syukur-syukur bisa khatam 30 juz pada saat kelas 5 SD," terangnya saat penyerahan simbolis bantuan di aula Dindikpora, Rabu (3/2/2021).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Temanggung, Ahmad Muhdzir mengatakan, bantuan itu diharapkan dapat membantu dalam mencerdaskan bangsa melalui membaca dan memahami Alquran.

Ia berpesan kepada kepala sekolah agar mengoptimalkan bantuan supaya bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Artinya, tidak hanya sekadar menerima bantuan kemudian hanya ditumpuk di sebuah tempat penyimpanan buku saja, namun digunakan sebagai sarana pembelajaran anak setiap harinya. 

"Saya harap cepat rusak karena banyak yang memanfaatkan. Bukan rusak karena dibiarkan saja," jelasnya.

Muhdzir juga meminta kepada tenaga pendidikan di masing-masing sekolah untuk mengupayakan program mengaji tajwid dengan baik dan benar setiap harinya, khususnya bagi guru PAI. Namun, jika tidak memungkinkan, pihak sekolah bisa membuat MoU kepada tenaga pendidik non formal di lingkungan Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ) agar bisa membantu pengajaran baca tulis Al Quran di sekolah. 

"Guru PAI memetakan dan mengkordinasikan siswa agar bisa intens memabaca Alquran. Kalau guru mapel lain bisa, diajak juga untuk mengajarkan. Agar tujuan program untuk mengentaskan baca tulis Alquran di tingkat SD sederajat tercapai. Kami tunggu outputnya kelas 5 dan 6 berupa syahadah khatam Al Quran binadhor," tuturnya. 

Kepala Dindikpora, Suyono menambahkan, pihaknya sangat mendukung program tersebut dalam rangka menyelaraskan program yang sama dan sudah berjalan di tingkat MI sederajat.

Katanya, dengan program membaca Alquran setiap harinya, dapat meningkatkan kompetensi siswa serta menjadikan siswa berprofil pancasila. Misalnya dengan program rutinitas membaca Alquran sesaat sebelum pembelajaran di sekolah dimulai. 

"Gagasan kami bahwa kelas 5 SD bisa khatam Alquran, sehingga perlu bimbingan yang optimal dari guru. Dengan harapan, nantinya bisa mencetak anak yang solih," terangnya. 

Ia juga berharap, dengan modal dasar melalui bantuan tersebut, dapat membantu siswa menjadi orang yang berpikir kritis, berbudi luhur dan berwawasan luas.

"Kami berharap genarasi lulusan SD, lulus sekolah dasar berbekal Alquran," tuturnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved