Breaking News:

Berita Semarang

Guna Dorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi Jateng, OJK Kantor Regional 3 Gencarkan Kolaborasi 

OJK Kantor Regional 3 Jawa Tengah dan DIY terus mendorong berbagai program peningkatan inklusi keuangan.

Humas OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY
Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Aman Santosa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jawa Tengah dan DIY terus mendorong berbagai program peningkatan inklusi keuangan  masyarakat Jawa Tengah dan implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. 

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Aman Santosa, dalam Rapat Koordinasi Industri Jasa Keuangan Jawa Tengah awal Tahun 2021 ini.

Dikatakannya, beberapa program yang telah dilakukan OJK bersama Industri Jasa Keuangan dan Pemerintah Daerah di Jawa Tengah dalam wadah Tim Percepatan Akses Keuangan  Daerah (TPAKD), antara lain program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Program UMKM Bangkit, Sistem Informasi Akses Keuangan Daerah Terintegrasi (Srikandi) dan Kredit atau Pembiayaan Melawan Renternir.

Aman menyampaikan bahwa meskipun tahun 2020 dibayang-bayangi pandemi Covid-19, upaya OJK bersama TPAKD seluruh Jawa Tengah membuahkan berbagai capaian yang membanggakan. 

“Provinsi Jawa Tengah memperoleh SimPel Award kategori Provinsi Terbaik dalam Implementasi Program Simpanan Pelajar, TPAKD Award kategori Provinsi Dengan Inovasi Pengembangan Program Inklusi Keuangan Terbaik dan penghargaan sebagai Provinsi Penggerak Program Inklusi Keuangan di Bidang Pendidikan,” ujar Aman dalam siaran pers tertulisnya, Rabu, (3/2/2021). 

Capaian tersebut mengantarkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ditetapkan sebagai Tokoh Penggerak Program Inklusi Keuangan Tingkat Provinsi. 

Di level kabupaten, Kabupaten Kebumen mendapatkan TPAKD Award kategori Kabupaten/Kota Dengan Implementasi Terbaik Dalam Program Pembiayaan Mikro Berbiaya Rendah Bagi UKM dan Kabupaten Purbalingga mendapatkan TPAKD Award kategori Kabupaten/Kota Pendorong Pembiayaan Kepada Sektor UKM Terbaik.

Rapat Koordinasi Industri Jasa Keuangan Jawa Tengah Tahun 2021 yang dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo tersebut, dihadiri secara virtual oleh Bank Indonesia, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan perwakilan Industri Jasa Keuangan baik perbankan, asuransi maupun pegadaian.

Prasetyo menyampaikan kedepan upaya literasi dan inklusi keuangan perlu dilakukan secara terarah dengan peningkatan sinergi Pemerintah, OJK, Bank Indonesia dan Industri Jasa Keuangan. Selain itu, segmen UMKM perlu mendapat perhatian khusus dalam upaya pemulihan ekonomi Jawa Tengah.

Melalui rapat koordinasi tersebut, peningkatan akses keuangan selama tahun 2021 akan lebih difokuskan pada pemulihan ekonomi Jawa Tengah dengan membangun sinergi yang lebih intens antara Industri Jasa Keuangan, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, OJK serta Bank Indonesia dalam mendorong business matching berbasis cluster untuk memperluas akses pembiayaan kepada sektor UMKM, memfasilitasi business matching off taker produk UMKM, meningkatkan pembiayaan atau kredit murah, penyelenggaraaan virtual expo untuk UMKM Jawa Tengah, dan mensukseskan program satu rekening satu pelajar (KEJAR).

“Dalam waktu dekat ini, akan dibentuk tim teknis atau person in charge agar program utama dapat berjalan secara lebih terukur dan terarah sehingga percepatan pemulihan ekonomi di Jawa Tengah pada tahun 2021 dapat segera terealisasi,”  pungkas Aman. (*)

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved