Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Ini 8 Kecamatan di Kabupaten Semarang Masih Zona Merah Corona

Sebanyak delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang diketahui berstatus zona merah virus Corona (Covid-19).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunJateng.com/M Nafiul Haris
Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat menjalani suntik vaksinasi dosis kedua. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sebanyak delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang diketahui berstatus zona merah virus Corona (Covid-19).

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan grafik kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Semarang terpantau mengalami kenaikan.

"Total masih ada delapan wilayah kecamatan tergolong zona merah," ujarnya ke tribunjateng.com, Rabu (3/2/2021). 

8 Kecamatan yang dimaksud meliputi:

  1. Kecamatan Ungaran Barat
  2. Kecamatan Ungaran Timur
  3. Kecamatan Bergas
  4. Kecamatan Pringapus
  5. Kecamatan Jambu
  6. Kecamatan Pabelan
  7. Kecamatan Susukan
  8. Kecamatan Kaliwungu

Menurut Ngesti, berdasarkan data penyebaran virus Corona total kumulatif warga Kabupaten Semarang yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 8.389 atau naik 54 kasus.

Ia menambahkan, sedangkan warga yang masih menjalani perawatan sebanyak 174 orang.

Kemudian melakukan isolasi mandiri tercatat 1.003 orang atau naik 40 kasus.

"Kemudian 6.914 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Lalu ada 298 orang meninggal akibat Covid-19, sedang suspek Covid-19, tercatat ada 88 orang.

Mereka saat ini masih dirawat di beberapa rumah sakit dan menunggu hasil laboratorium," katanya.

Wabup Semarang menyatakan, meskipun grafik mengalami kenaikan berdasarkan data nasional tingkat penyebaran virus Corona di Kabupaten Semarang berada di urutan bawah.

Sementara tingkat kesembuhan, posisinya di atas angka nasional.

Pihaknya mengungkapkan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dibutuhkan adalah sinergi lintas sektor dalam rangka sosialisasi pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat sampai lapisan paling bawah.

“Vaksinasi sudah berjalan, saya sudah divaksin.

Alhamdulilah sehat tidak ada apa-apa, semoga nanti vaksin serupa bisa berjalan maksimal dan bermanfaat untuk masyarakat kita,” ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved