Breaking News:

Berita Semarang

Mahasiswa UIN Walisongo Dorong Minat Baca Anak-Anak Dusun Sukorame Gunungpati

Mahasiswa UIN Walisongo Semarang mengajak anak-anak di Dusun Sukorame, Gunungpati untuk gemar membaca.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Istimewa
Mahasiswa UIN Walisongo dari kelompok 37 KKN-MIT angkatan XI menggelar sosialisasi literasi pada anak-anak Sukorame, Gunungpati, Kota Semarang, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengajak anak-anak di Dusun Sukorame, Gunungpati, Kota Semarang, untuk gemar membaca. Hal itu dikarenakan minat baca sebagian anak di Dusun Sukorame masih rendah.

Karenanya, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 37 Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) dari rumah angkatan XI UIN Walisongo Semarang menggelar sosialisasi gemar membaca pada anak-anak, kemarin.

"Minat baca sebagian anak di Dusun Sukorame masih rendah sehingga menimbulkan rasa keprihatinan kami. Karenanya, kami menggelar sosialisasi untuk mendorong minat baca anak-anak," kata ketua kelompok 37, Irsyad M, dalam keterangannya, Rabu (3/2/2021).

Dikatakannya, buku merupakan jendela dunia dan sumber ilmu pengetahuan. Untuk menguasai ilmu pengetahuan, maka yang harus dilakukan adalah membaca berbagai buku terkait.

Sosialisasi gemar membaca ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang kreatif, produktif, dan inovatif sehingga mampu menghadapi dan menyelesaikan tantangan pembangunan di masa yang akan datang.

"Melalui sosialisasi literasi di era pandemi ini, juga menjadi upaya kami agar anak-anak sekolah tidak hanya terpacu dengan gadget saja. Akan tetapi budaya membaca dapat di kembangkan lagi," tambahnya.

Selain menggelar sosialisasi, mahasiswa UIN Walisongo juga mengajak masyarakat untuk mengumpulkan donasi atau sumbangan buku. Berbagai buku dari para donatur yang terkumpul kemudian disimpan menjadi koleksi buku taman baca di daerah tersebut.

"Mengingat literasi pada anak di sini sangatlah kurang dan sulit berkembang, kami memandang perlunya membuat yaman baca yang bisa dimanfaatkan warga, khususnya anak-anak," jelasnya.

Untuk pembuatan taman baca, lanjutnya, telah diawali dengan menyebar poster donasi melalui sosial media. Saat ini, telah terkumpul donasi sekitar 50 buku yang dapat didonasikan kepada anak Dusun Sukorame.

Tokoh Dusun Sukorame, Ahmad Fauzi menyampaikan, rasa bersyukur karena masih ada dari kalangan muda yang masih peduli tentang pentingnya literasi, khususnya di Dusun Sukorame.

"Saya mewakili warga, mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang yang telah memberikan pengetahuan tentang pentingnya membaca, khususnya literasi pada usia anak-anak," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved