Breaking News:

Berita Jateng

PHRI Karanganyar Sebut Program Jateng di Rumah Saja Memberatkan: PPKM Aja Udah Sepi

Perhimpunan Hotel Resto Indonesia atau PHRI Karanganyar berujar program Jateng di Rumah Saja memberatkan.

Istimewa
Ilustrasi Penginapan di Lawu Park Tawangmangu Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Adanya kebijakan Gerakan Jateng di Rumah Saja dirasa memberatkan pengusaha penginapan dan resto yang ada di Kabupaten Karanganyar lantaran diperkirakan tingkat okupansi hotel dan kunjungan dapat merosot tajam. 

Penasihat Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia (PHRI) Karanganyar, Kawardi menyampaikan, adanya gerakan Jateng di rumah saja selama dua hari pada 6-7 Februari 2021 tentu akan berdampak luar biasa terhadap tingkat okupansi. Mengingat selama dua hari itu bertepatan dengan akhir pekan. 

"Kemarin saja waktu PPKM sudah sepi.

Kecuali Sabtu-Minggu itu biasanya ada pengunjung.

Kaitannya dengan okupansi mengalami penurunan luar biasa.

Okupansi kemarin saat PPKM paling banyak 20 persen.

Sabtu-Minggu itu sebenarnya waktu yang ditunggu-tunggu pengusaha hotel maupun resto.

Kalau di rumah saja otomatis nanti jadi nol persen," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (3/2/2021). 

Sesuai dengan surat edaran Gubernur Jateng, penerapan gerakan tersebut sesuai dengan kondisi dan kearifan lokal di wilayah masing-masing termasuk penutupan jalan, wisata, pasar dan toko.

Serta pembatasan kegiatan seperti hajatan. 

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved