Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Sabun Dari Bahan Alami Karya Warga KabTegal, Bisa untuk Pengobatan Ruqyah

Dalam proses produksi, sang suami yang bernama Ahmad Safandi bertugas meracik sabun sampai layak jual

TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Kholifatul Shanifa, warga Desa Dukuhwaru, RT 14 RW 03, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, memutuskan membuat dan memasarkan sabun herbal karyanya bersama sang suami. Saat ini ia bisa menjual sampai 500 pcs sabun per bulan nya. 

 
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berawal dari pengalaman pribadi memiliki kulit kering dan berjerawat karena memakai krim abal-abal, sehingga saat menikah dan kondisinya diketahui oleh sang suami akhirnya dibuatkan sabun yang malah menjadi ladang penghasilan. 

Inilah cerita awal mula Kholifatul Shanifa, warga Desa Dukuhwaru, RT 14 RW 03, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, memutuskan membuat dan memasarkan sabun herbal karyanya bersama sang suami. 

Dalam proses produksi, sang suami yang bernama Ahmad Safandi bertugas meracik sabun sampai layak jual. Karena dari awal memang ia yang memiliki bakat membuat sabun dari bahan-bahan alami.

Bahan alami yang dimaksud seperti minyak kelapa, minyak zaitun, lidah buaya, dan lain-lain. 

Sedangkan Shani, sapaan akrabnya, membantu dalam hal proses pembuatan seperti membentuk, mengemas, dan memasarkan.

Produk sabun (natural handmade soap) yang diberi label Shaty Herbal ini bisa digunakan untuk mandi dan juga sabun muka.

"Awalnya suami buat sabun itu untuk saya pakai sendiri, namun saat pengajian teman-teman melihat perubahan di wajah saya, akhirnya mereka pada minat dan berkembang sampai sekarang.

Kami memulai usaha sabun herbal ini sejak awal pandemi Covid-19, jadi ya awal tahun 2020 alhamdulillah respon positif," cerita Shany, pada Tribunjateng.com, Rabu (3/2/2021).

Awal hanya memiliki satu produk yaitu Satoimo Soap, saat ini Shany dan suami sudah memiliki empat produk sabun herbal yaitu Satoimo Soap, sabun susu sapi, sabun susu kambing, dan Bidara Soap. 

Sebelumnya juga pernah membuat sabun kunyit dan kopi, namun saat ini stok nya sedang tidak ada karena peminatnya kurang. 

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved