Breaking News:

Berita Solo

Satreskrim Polresta Solo Kumpulkan Data Transaksi Keuangan dalam Kasus TPPU Mantan Manajer Persis

Satreskrim Polresta Solo kembangkan penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Purbo Adjar Waskito 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Satreskrim Polresta Solo kembangkan penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersangka mantan manajer Persis Solo, Waseso. 

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Purbo Adjar Waskito menuturkan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan data-data dari pihak bank. 

Purbo mengungkapkan, data-data dari pihak bank itu berkaitan dengan transaksi keuangan. 

"Masih kumpulkan data-data dari pihak bank. Sejauh ini tidak ada kendala," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/2/2021). 

Namun demikian, dia menegaskan proses penyidikan saat ini masih on the track dan tak mengalami kendala. 

"Pihak bank juga kooperatif. Nanti kalau sudah lengkap (datanya ), kita analisa yang terkait pidananya," jelasnya. 

Menurut Purbo, meski ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya menyebut Waseso tak ditahan, setelah pengajuan penangguhan penahanan dikabulkan. 

"Namun dengan catatan wajib absen setiap Senin dan Kamis sebagai langkah antisipasi penyidik," ungkapnya. 

Sebelumnya, Purbo menyebut berbagai barang bukti dikumpulkan guna menuntaskan berkas Waseso. 

"Kita kumpulkan alat dan barang bukti yang dibutuhkan. Kemudian kita koordinasikan dengan Kejaksaan (Kejari Solo), sehingga perkara ini bisa dibawa ke persidangan," jelasnya. 

Pada 2017, Waseso dihukum penjara 3 tahun penjara dengan kasus pemalsuan tanda tangan Roestina Dewi pada salah satu bank di Solo untuk mencairkan dana USD 1,7 juta atau sekitar Rp 20 miliar. (*)

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved