Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Suara Dentuman Misterius di Malang Trending Twitter, Ini Penjelasan LAPAN RI

Suara dentuman menjadi trending topic pada Rabu (3/2/2021) dini hari. Adanya suara dentuman diduga berada di sekitar Malang, Jawa Timur.

Tayang:
Editor: galih permadi
Twitter
Suara dentuman jadi trending topic pada Rabu (3/2/2021). Dentumah tersebut dipredksi berasal dari sekitar wilayah Malang. Banyak yang menduga dari Semeru, namun belum pasti. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Suara dentuman menjadi trending topic pada Rabu (3/2/2021) dini hari.

Adanya suara dentuman diduga berada di sekitar Malang, Jawa Timur.

Sebab Netizen dari Sidoarjo misalnya menyatakan tak mendengar suara itu.

Ilustrasi: Terjadi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB. Karena itu suara dentuman pagi ini diduga dari Semeru (ISTIMEWA/bnpb.go.id)

Beberpa netizen menduga itu suara dentuman dari Gunung tertinggi di Jawa, Gunung Semeru.

"Aku denger suara dentuman dari arah timur... Kok ngarah ke gunung semeru ya?" tulis @siskanoviw

Baca juga: Detik-detik Warga Sukabumi Lari Berhamburan saat Dengar Dentuman Mengerikan Disusul Tanah Bergerak

Baca juga: Peneliti LAPAN Jelaskan Dugaan Penyebab Suara Dentuman di Langit Bali

"Pada denger dentuman ya? Pada ngira dari semeru? Tp yang dari semeru malah dengernya dari barat katanya" Tulis Netizen lainnya, @kuburan_sempitah

Nah soal Semeru ada yang mengawab "Informasi dari pak Rosyid - Pusdalops Kab. Lumajang Untuk suara dentuman misterius dipastikan bukan dari Semeru, sudah konfirmasi ke pihak pos pantau Semeru di gunung Sawur dan nihil ledakan maupun lava pijar." Tulis @cityguide911fm

Sementara akun @bpbd_malangkota juga melontarkan soal dentukam itu.

 "Krungu suara dentuman gak rek? (mendengar suara dentumah atau tidak)" Tulisnya.

Baca juga: Sedang Berlangsung Live Streaming Inter Milan vs Juventus 1-0, Gol Lautaro Martinez Umpan Barella

Lalu admin  @bpbd_malangkota berjanji menelusurinya.

mimin masih belum bisa memperkirakan itu suara dentuman berasal dari mana, ini masih gali info kepada rekan-rekan daerah lain, mohon waktu ya teman² sekalian kita berdo'a Bersama-sama semoga selalu diberikan keselamatan

Rupanya dentuman tersebut juga dikomentari penggemar sinetro Ikatan Cinta yang sedang hits,

"mungkin dentuman ini menandakan mas al sama andin mau cerai" Tulis @hotman_fahmi

Hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban pasti asal muasal suara dentumah yang getarannya diduga cukup panjang.

Penjelasan Lapan RI

Penjelasan Lapan Diketahui, munculnya suara dentuman misterius dapat disebabkan karena sejumlah hal, salah satunya diduga dari adanya benda langit yang jatuh atau melintas di dekat Bumi.

Kendati demikian, peneliti di Pussainsa Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Andi Pangerang, menegaskan sejauh ini tidak ada catatan asteroid yang tiba pada Rabu (3/2/2021) tengah malam.

Hal itu diketahui, setelah pihaknya melakukan pengecekan dengan menggunakan NEO Earth Close Approaches dengan alamat https://cneos.jpl.nasa.gov/ca/ selama 2-3 hari terakhir.

"Belum ada," katanya pada Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Andi juga menjelaskan bahwa terdapat dua asteroid yang melintas dekat dengan bumi, tetapi waktu tiba di Bumi bukan tengah malam tadi.

"Kalau dari database Close-Approached Center of Near Earth Object Studies (CNEOS) NASA, asteroid yang melintas dekat dengan bumi dengan jarak kurang dari 1 jb (jarak bulan) hanyalah asteroid 2020 SO," kata dia.

Lanjutnya, asteroid 2020 SO memiliki jarak kurang lebih 225.900 km dan bergerak dengan kecepatan 36.864 km/jam.

Koordinasi dengan BMKG

Selain asteroid 2020 SO, ada juga asteroid 2020 TB12 yang melintas dekat bumi pada 1 Februari pukul 12.51 WIB.

Dia mengatakan jaraknya 6,75 jb atau 2.594.000 km. Ukuran asteroid ini jauh lebih besar, yakni sekitar 110-240 meter.

"Kalau kelajuannya 32.000 km/jam, seharusnya tiba 81 jam lagi, atau 3 hari 9 jam," tuturnya.

Untuk memastikan penyebab dentuman yang terjadi di Malang dan sekitarnya, pihaknya perlu berkoordinasi dengan BMKG.

"Harus dikonfirmasi dulu dengan radar meteornya BMKG. Untuk radar meteor, biasanya berkoordinasi dengan balai BMKG," kata Andi.

Lebih lanjut, Andi mengatakan ada beberapa hal yang diduga menjadi penyebab munculnya suara dentuman, mulai dari adanya benda jatuh dari langit hingga sonic boom.\

"Jadi belum bisa dipastikan, tapi ya dugaan ke arah sana (asteroid yang jatuh ke Bumi), selain kemungkinan yang lain seperti seperti sonic boom (dentuman sonic) dari armada angkatan udara yang sedang latihan, dan lain sebagainya," imbuh dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ramai soal Suara Dentuman Misterius di Malang, Ini Penjelasan Lapan..."

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved