Breaking News:

Berita Ungaran

Yosef Sebut Progres Proyek Kotaku Ambarawa Minus

Progres Program Kota Tanpa Kumuh oleh Kementerian PUPR untuk wilayah Kecamatan Ambarawa masih minus.

Istimewa
Ketua Tim Kotaku Ambarawa, Sony Cahyo Dahono menyampaikan progres pembangunan penataan kawasan di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa di Pendapa Kecamatan Ambarawa, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Progres Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) oleh Kementerian PUPR untuk wilayah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang masih minus.

Koordinator Tim Kotaku Kabupaten Semarang Yosef Krido Priyono mengatakan penyebab minusnya progres Kotaku Ambarawa karena berbagai permasalahan di lapangan.

“Ada problem dalam prosesnya di lapangan sehingga progresnya masih minus ya. Nah, kami khawatir nanti pada akhir November 2021 tidak akan tercapai,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Rabu (3/2/2021)

Menurut Yosef, diperlukan masukan dari berbagai pemangku kepentingan dan perwakilan masyarakat kepada kontraktor yang mengerjakan. Sehingga, adanya sumbatan dapat diurai agar progresnya bisa lebih cepat.

Ketua Tim Kotaku Ambarawa Sony Cahyo Dahono menambahkan, proyek Kotaku Ambarawa dianggarkan senilai Rp 32,7 miliar dari World Bank.

"Adapun titik lokasi proyek, berada di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa dengan panjang 1.150 meter. Kemudian Jalan Teratai 1 (474,37 meter), Jalan Teratai 2 (342,86 meter), Jalan Teratai 3 (387,60 meter), dan Jalan Baru Ambarawa sepanjang 279,1606 meter," katanya 

Pihaknya mengungkapkan, rencana desain kontruksi bakal memadukan arsitektur  Jawa dan Tionghoa dalam program Kotaku Ambarawa tersebut. Sehingga, diharapkan, adanya sumbatan dapat segera terselesaikan dan mimpi masyarakat Ambarawa bisa segera terwujud.

Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyatakan, jika pembangunan dan penataan di Ambarawa sedikit banyak menimbulkan gangguan khususnya bagi pelaku usaha yang ada di sana.

“Maka kami juga mohon dukungan, bantuan agar proyek ini berjalan dengan lancar yang tujuannya untuk kemajuan di Kecamatan Ambarawa,” ujarnya

Meski demikian, pelaksana dapat lebih mempercepat progresnya. Sedangkan ada beberapa kendala kepentingan masyarakat diharapkan dapat berjalan walaupun terdapat sedikit gangguan. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved