Breaking News:

Berita Tegal

Yudo Jatmiko: Dana Desa 2021 Prioritas Kembangkan BUMDes

Pemkab Tegal fokus terhadap penggunaan Dana Desa untuk mengembangkan BUMDes.

Ist./Humas Diskominfo Kabupaten Tegal
Talkshow Bincang Kreatif di Studio Radio Slawi FM, Rabu (3/2/2021), membahas tentang rencana penggunaan Dana Desa 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat desa, Pemkab Tegal fokus terhadap penggunaan Dana Desa untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang merupakan ujung tombak perangsang ekonomi di desa. 

Plt Kepala Dinas Permasdes Kabupaten Tegal, Yudo Jatmiko menuturkan, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, kebijakan penggunaan Dana Desa tahun 2021 akan diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi desa dengan membentuk, mengembangkan, dan merevitalisasi BUMDes di 281 Desa.

“Kebijakan tersebut dilakukan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. Prioritas penggunaan Dana Desa diarahkan untuk fokus tiga hal yakni pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi BUMDes, Penyediaan Listrik desa, dan Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif," kata Yudo, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (3/2/2021). 

Yudo mengungkapkan, sesuai Permendes No. 13 tahun 2020, di masa pandemi Covid-19 ada skala prioritas yang harus diimplementasikan oleh pemerintah Desa, yaitu penggunaan Dana Desa yang semuanya untuk pemulihan dan pengembangan ekonomi Desa. 

Dana Desa juga diharapkan dapat menumbuhkan perkenomian masyarakat desa. 

"Alhamdulillah dari 281 Desa, sudah ada 168 Bumdes yang terbentuk dan berjalan dalam mengembangkan ekonomi produktif serta ekonomi wisata. Baik pembangunan tempat perbelanjaan, dan memanfaatkan potensi desa yang dimiliki sebagai Desa Wisata," ungkapnya. 

Perwakilan dari pendamping desa yang merupakan tenaga Ahli pengembangan Ekonomi Desa, Moh. Zamroni menyampaikan, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, ada tiga skala prioritas yang akan dilakukanya. 

Yaitu pencapaian pembangunan desa yang berkelanjutan, pemulihan ekonomi desa yang disesuaikan dengan kewenangan, dan program prioritas desa yang disesuaikan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

"Implementasi penggunaan Dana Desa menggunakan skala prioritas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada, dan memprioritaskan pengembangan ekonomi wisata sesuai dengan potensi yang dimiliki desa," tuturnya.  (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved